Ahli Waris Dua Remaja Korban Tabrakan Maut di Lahat Terima Santunan Jasa Raharja

0 78

Palembang, Pena Sumatera – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi pada H+3 lebaran, tepatnya pada hari Kamis tanggal 5  Mei 2022 sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat. Kecelakaan itu terjadi antara mobil minibus Nissan Grand Livina dengan nomor polisi BG-1315-RT yang dikemudikan oleh Sdr. Febri Yanto (20 Tahun) dengan sepeda motor Yamaha Vega dengan nomor polisi BG-3187-EB yang dikendarai oleh Sdr. Dewa Satria Zulfikar (15 Tahun) dan memboncengi Sdr. Robiansyah (18 Tahun). Tabrakan maut terjadi bermula saat mobil minibus dengan nomor polisi BG-1315-RT berjalan dari arah Pasar Lahat menuju ke arah Empat Lawang, setiba di lokasi kejadian masuk ke jalur kanan karena hendak mendahului kendaraan lain, bertabrakan dengan sepeda motor dengan nomor polisi BG-3187-EB yang datang dari arah berlawanan. Akibat kejadian ini, dua remaja pengendara sepeda motor Sdr. Dewa Satria Zulfikar dan pembonceng sepeda motor Sdr. Robiansyah terpental dan mengalami luka berat. Keduanya dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah dibawa ke RSUD Lahat.

Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan, Abdul Haris melalui Kepala PT. Jasa Raharja Perwakilan Lahat, Bambang Purwoko menyampaikan turut prihatin dan berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah kecelakaan lalu lintas yang terjadi. Pihaknya menyatakan meskipun masih dalam periode libur lebaran Jasa Raharja tetap melakukan pemantauan terhadap kejadian kecelakaan lalu lintas demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Setelah mendapat informasi adanya kecelakaan dari pihak Kepolisian, petugas Jasa Raharja di Lahat, Sdr. Immanuel Rumapea merespon cepat dengan melakukan kunjungan ke rumah ahli waris korban Sdr. Akoni yang merupakan ayah kandung dari Sdr. Dewa Satria Zulfikar dan Sdr. Kurnasren yang merupakan ayah kandung dari korban Sdr. Robiansyah. Keduanya beralamat di Jalan Sapta Marga, Kelurahan Pagar Agung, Kabupaten Lahat. Upaya jemput bola ini dilakukan untuk menyampaikan hak santunan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas kepada ahli waris korban sebesar masing-masing Rp 50 juta sesuai PMK No. 15 Tahun 2017. Santunan diserahkan melalui transfer ke rekening masing-masing ahli waris, sebagai bukti Negara hadir melindungi masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas.

Bambang menambahkan, kami pihak Jasa Raharja akan selalu menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pihak Kepolisian untuk mendapatkan informasi kecelakaan lalu lintas secara cepat sehingga Jasa Raharja juga dapat merespon cepat untuk memberikan pelayanan dan kemudahan penyerahan santunan kepada ahli waris maupun korban kecelakaan lalu lintas. Kami menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap kondisi jalan serta tidak terburu-buru dalam berkendara demi keselamatan bersama.

Baca Juga
Penasumatera