Aksi Damai “Melawan Lupa” IMMUBA Ingatkan Kelanjutan OTT Muba 2015

IMMUBA Menilai Penanganan Kasus Belum Tuntas

0 1.071

PALEMBANG, Penasumatera.co.id – Sekitar 50 pemuda yang tergabung di Ikatan Mahasiswa Musi Banyuasin (IMMUBA) turun menggelar aksi damai mengingatkan aparat penegak hukum tentang kelanjutan kasus Operasi tangkap tangan (OTT) komisi pemberantasan korupsi (KPK) terkait penyuapan LKPJ dan pengesahan APBD Kabupaten Muba tahun 2014-2015, di Kejaksaan tinggi Sumsel, Senin (16/04/2018) sekitar Pukul 10.00 Wib.

Ketua Umum IMMUBA Amrullah dalam orasinya mengatakan, penanganan kasus suap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Musi Banyuasin (Muba) yang berujung Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikediaman anggota DPRD Muba Bambang Karyanto 19 Juni 2015, dinilai belum tuntas.

“Maka sebagaimana hal tersebut IMMUBA terus mengontrol, mendukung sekaligus memberikan spirit kepada KPK, Kejaksaan Tinggi dan penegak hukum untuk menjalankan serta mengimplementasikan dengan baik dan adil terkait pasal 12 huruf a atau 12 huruf b atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomer 20 Tahun 2001 Junto Pasal 55 ayat 1 ke 1 pasal 64 KUH Pidana, serta IMMUBA sangat memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas upaya dan kerja keras KPK dan Kejaksaan Tinggi serta Perangkat Penegak Hukum Yang selama kurun waktu 2 tahun bergulirnya kasus ini telah banyak membuahkan hasil penegakkan hukum secara adil dan merata namun tidaklah sempurna jikalau kasus ini tidak diselesaikan,” sampai Ketua Umum IMMUBA.

"Melawan Lupa" IMMUBA Ingatkan Kelanjutan OTT Muba 2015

Lanjut Amrullah, mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Ikatan Mahasiswa Musi Banyuasin (IMMUBA) Melakukan aksi di kejaksaan tinggi Sumatera Selatan, kami sebut aksi damai itu dengan aksi untuk MELAWAN LUPA kasus Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi terkait penyuapan pengesahan LKPJ dan pengesahan APBD Kabupaten Muba 2014-2015 Mendukung dan mendesak  KPK, Kejaksaan tinggi untuk menuntaskan kasus OTT 2015 di Muba dan segera diprores. “Tangkap nama-nama yang sudah terbukti terlibat sesuai dengan Fakta dan Bukti didalam pengembangan kasus tersebut sehingga mencegah Opini masyarakat adanya tebang pilih terhadap penegakan Supermasi Hukum Tindak Pidana Korupsi yang ada dikabupaten Muba yang kita cintai ini.” tegas Amrullah

Aspirasi IMMUBA ini diterima oleh Abdul Aziz, SH, dan R.A Eko SH, yang dalam tanggapannya memberikan apresiasi kepada mahasiswa IMMUBA yang telah menyampaikan aspirasinya kepada Kejati Sumsel, dan pihaknya akan menindaklanjutinya serta akan menyampaikannya ke atasan untuk menentukan langkah selanjutnya. (imam/sadi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.