Akui Dosa, Kades Ini Harus Bermalam di Hotel Prodeo Polres Bengkulu Utara

0 648

BENGKULU UTARA, Penasumatera.co.id  Sungguh malang betul nasib yang menimpa Kades Gunung Agung Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara, yang ber-inisial BU, ibarat pepatah sepandai-pandainya tupai melompat pasti jatuh jua.

Bagaimana tidak, hari ini Selasa (10/7/2018) sore, Kades yang pernah menjabat sebagai anggota dewan ini. Harus berurusan dengan pihak Kepolisian dari Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Kabupaten Bengkulu Utara, atas perbuatanya yang terlalu berani mengambil keputusan untuk memalsukan tanda tangan.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Ariefaldi Warganegara SH, SIK,MM melalui Kasat Reskrim, AKP. Jufri S. IK membenarkan pihaknya telah melakukan penahanan. Mulai hari ini Tersangka kita jebloskan ke sel tahanan. “Penahanan BU terkait
dugaan pemalsuan tanda tangan untuk pencairan dana desa (DD), pemalsuan tanda tangan ini, dilakukan tersangka pada surat pencairan dana desa  tahun 2016.” sampai Kasat.

Lanjut, Kasat menuturkan, pengakuan BU (tersangka) terpaksa melakukan pemalsuan tanda tangan dengan alasan jika tidak Dana Desa (DD) tidak akan cair, ditambah lagi dana akan dipotong untuk anggaran DD tahun berikutnya. Yang jelas Kades ini Koperatif terhadap penyidik dan mengakui tanda tangan yang dipalsukan sesuai dengan laporan RH yang diperkuat dengan hasil pemeriksaan labfor Palembang, dan saat ini dirinya siap mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Kepada penyidik lebih detail Kades menjelaskan menurutnya pemalsuan tanda tangan Pjs Kades di surat pertanggung jawaban belanja DD tahap I 2016 itu dilakukan semata mata untuk kepentingan dan kebaikan warga desanya, agar mendapatkan pencairan Dana Desa tahap II ditahun 2016, selain karena waktunya sudah mepet dan bukan untuk kepentingan pribadi, Pjs Kades RH waktu itu tidak ada lagi komunikasi dengan Kades Definitif,” Tutupnya.(yapp)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.