Amankan Angkutan Lebaran 2019, PT (Persero) KAI Divre III Palembang Siagakan 635 Personel Keamanan Gabungan

Calon Penumpang KA Diimbau Tidak Pakai Perhiasan Mencolok dan Membawa Barang Bawaan Berlebihan

0 68

PALEMBANG, Penasumatera.co.id – Calon Penumpang Kereta Api diimbau untuk tidak memakai perhiasan mencolok dan membawa barang bawaan lebih dari 20 kilogram. Mengingat berdasarkan peraturan, apabila terjadi kelebihan bagasi masing-masing penumpang akan dikenakan biaya angkut tambahan. Demikian disampaikan EVP Divre III Palembang, Mochamad Purnomosidi didampingi Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti usai acara Gelar Pasukan Pengamanan Masa Angkutan Lebaran Tahun 2019 di Halaman Stasiun Besar Kertapati, Minggu (26/5/2019).

Masa Angkutan Lebaran 1440 Hijriyah Tahun 2019, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang dimulai tanggal 26 Mei sampai dengan 16 Juni 2019 dengan mendirikan Posko Angkutan Lebaran Lebaran 2019 di semua Stasiun Keberangkatan Penumpang KA demi membantu masyarakat pengguna jasa kereta api agar dapat lebih terlayani dengan baik.

EVP Divre III Palembang, Mochamad Purnomosidi didampingi Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti menyampaikan, selama Masa Angkutan Lebaran 2019 PT KAI Divre III menyediakan total 81.984 tempat duduk. Untuk Relasi Kertapati-Tanjung Karang  dan Kertapati-Lubuk Linggau di semua kelas dengan rata-rata perhari 3.738 tempat duduk.

“Kereta Kelas Ekonomi masih menjadi favorit masyarakat. Karena dengan harga tiket yang terjangkau, para penumpang tetap merasa nyaman lantaran fasilitas yang ada sudah sangat baik,” ujarnya.

Diprediksi puncak kepadatan penumpang angkutan lebaran akan terjadi pada H-5 (31 Mei 2019), karena sudah memasuki masa libur.

Dikatakan saat ini Tiket KA Ekonomi Rajabasa dan Serelo untuk keberangkatan tanggal 26 Mei – 15 Juni 2019, telah habis. Namun, untuk Kelas Eksekutif dan Bisnis masih tersedia dan sampai hari ini tiket yang terjual sudah sekitar 60 persen dari total tiket yang tersedia. Tiket dapat dipesan secara online di KAI Access, Travel Agen maupun Gerai Supermarket yang bekerjasama dengan PT KAI.

“Tidak ada kenaikan harga tiket, karena untuk tarif Kelas Eksekutif dan Bisnis PT KAI memberlakukan tarif batas bawah dan tarif batas atas. Sedangkan harga tiket Kereta Ekonomi, tetap mengacu pada skema Public Service Obligation (PSO) dari pemerintah,” jelasnya.

Untuk memberi rasa aman dan kenyaman penumpang selama Masa Angkutan Lebaran Tahun 2019 ini, PT KAI Divre III menerjunkan 635 Personel Keamanan Gabungan yang terdiri dari personel POM TNI, Brimob, Polsuska dan Security Stasiun untuk pengawalan di atas kereta api, Stasioner Stasiun dan PAM Jalur yang disiagakan dari titik awal Stasiun Keberangkatan sampai Stasiun Tujuan Akhir Penumpang. Selain itu di setiap stasiun keberangkatan penumpang disiapkan juga fasilitas Pos Kesehatan, Toilet, Mushala dan Ruang Ibu Menyusui.

“Tak hanya itu, untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan dalam perjalanan KA,  PT KAI Divre III menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di sejumlah titik rawan bencana longsor/ amblas dan banjir, terutama menjelang arus mudik dan arus balik,” katanya.

Terkait kegiatan ini, PT KAI Divre III Palembang juga menempatkan petugas tambahan Pemeriksa Jalan Rel Ekstra, dan Petugas Flying Gang (regu terbang/siaga).

Berdasarkan Ketentuan Baru PT KAI  Divre III, para penumpang harus memperhatikan berat barang bawaan, karena PT KAI membatasi barang bawaan masing-masing penumpang maksimal 20 kilogram atau dimensi barang tidak lebih dari 100 dm3 (70x48x30 cm). Apabila terjadi kelebihan bagasi, masing-masing penumpang akan dikenakan biaya angkut tambahan.

Adapun ketentuan besaran biaya tambahan tersebut adalah, Rp10 ribu bagi penumpang kelas eksekutif, Rp6 ribu untuk penumpang kelas bisnis dan Rp2000 untuk penumpang kelas ekonomi. “Ketentuan ini demi kenyamanan penumpang Kereta Api selama perjalanan,” pungkas Mochamad Purnomosidi. (agustin selfy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Penasumatera