Amar Muntaha Targetkan 2 Tahun Jadikan STIK Bina Husada institut Ilmu Kesehatan

0 68

PALEMBANG, Penasumatera.co.id – Dr Amar Muntaha, S.KM. M.Kes menargetkan 2 tahun kedepan akan menjadikan STIK Bina Husada menjadi Institut Ilmu Kesehatan Bina Husada Palembang. Target ini menjadi komitmennya sejak ia resmi dilantik menjadi Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Bina Husada Palembang untuk masa jabatan 2019-2023,  Jumat (2/8/2019)

“Saat ini kami masih melengkapi, pertama dari tenaga edukatif kemudian menaikan akreditasi dari C ke B saat ini masih proses,”ujarnya

Dia mengatakan, pihaknya tidak berani membohongi publik maka dari itu mengenai fasilitas Bina Husada memiliki fasilitas lengkap dan sering menjadi pusat uji kompetensi,  tetapi kalau SDM STIK Bina Husada ini masih banyak yang belum terpenuhi tapi akan segera kami penuhi,” katanya.

Kerjasama yang baru saja dimulai yakni kerjasama dengan fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam program studi dan tasawuf terkat terapi spritual dengan pengobatan tradisional, psikoterapi cara psioterapi, akupuntur dan obat-obat tradisional.

Pihaknya juga saat ini juga sedang menyiapkan 3 prodi baru seperti S1 Kebidanan, S1 Manajemen Rumah Sakit dan S1 Psikologi Klinik. “Saat ini STIK Bina Husada Palembang telah memiliki dosen dengan gelar Doktor dan ada sebanyak 5 dosen yang sedang mengambil gelar Doktor. Insya Allah 2020 nanti kami memiliki 12 dosen yang bergelar Doktor dan kami juga memiliki 1 guru besar,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bina Husada Sriwijaya Martawan Madari SKM MKM berharap dengan dilantiknya Ketua STIK Bina Husada Palembang yang baru yakni Dr Amar Muntaha SKM MKes bisa segera melaksanakan targetnya.

“Salah satu target yang harus dilaksanakan oleh Ketua baru ini adalah untuk sesegra mungkin mengaplikasikan perubahan-perubahan bentuk dari sekolah tinggi menjadi institut ilmu kesehatan Bina Husada, targetnya 2 tahun yang akan datang setelah akreditasi institusi menjadi B saat ini masih C,” katanya.

Dia melanjutkan setelah akreditasi institusi dari C menjadi B barulah mengajukan agar bisa menjadi institut dan persiapannya sudah dari sekarang. “Selain itu saran saya adalah ketua baru harus bisa membangun tim yang kuat adalah tim yang di dalamnya mempunyai semboyan berpikir besar berharapan besar, serta saling bekerjasama dengan menciptakan mindset karyawan untuk bersama-sama membangun kemajuan institusi ini,” pungkasnya (hsb).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Penasumatera