Annis Saggaf Maju di Bursa Pemilihan Rektor Unsri 2019-2023

0 325

PALEMBANG, Penasumatera.co.id – Panitia Pemilihan Rektor Universitas Sriwijaya  resmi melaunching bursa bakal calon Rektor Universitas Sriwijaya masa kerja 2019-2023.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unsri Prof Alfitri MSi  panitia saat menggelar keterangan pers di Aula KPA Unsri Bukit Palembang mengatakan, setidaknya ada 114 dosen yang layak atau memenuhi syarat untuk menerima aspirasi dari Civitas Akademika untuk menjadi bakal calon dan jika mereka maju mencalonkan diri, mereka pun lolos uji persyaratan bakal calon yang ditetapkan panitia.

Syarat tersebut telah ditentukan oleh panitia mulai dari minimal harus bergelar doktor, minimal kepangkatan akademik Lektor Kepala, minimal sudah menjabat sebagai ketua jurusan atau setara untuk itu dan usia tidak melebihi 60 tahun pertanggal 19 November 2019.

Dikatakan Alfitri bahwa tiga tahap tersebut adalah penjaringan bakal-bakal calon pada 20-24 Mei 2019, Penyaringan bakal calon pada 12 Juni memilih tiga besar dan penetapan bakal calon pada 17 Juni 2019.

Lanjut Alfitri bahwa panitia juga menghimbau bakal calon untuk menyampaikan progran kerja dihadapan rapat Senat secara terbuka pada 11 Juni 2019.

Diantara 114 yang masuk aspirasi dan dipilih serta mau mendaftar menjadi bakal calon, maka diwajibkan melengkapi berkas surat pernyataan kesediaan sebagai Calon Rektor, surat jabatan fungsional terakhir, daftar riwayat hidup, melepas jabatan struktural jika terpilih,  surat keterangan sehat dari RS Muhammad Hoesin sebulan terakhir, surat bebas Narkoba dari BNN Sumatera Selatan dan surat pernyataan bebas plagiat, surat tidak mengundurkan diri sebagai pemilihan rektor.

“Dari persyaratan itu, panitia akan menerima berkas persyaratan dari bakal calon di Kantor Panitia di Aula KPA Unsri Bukit Besar pada 25-27 Mei 2019,” jelasnya.

Dikatakannya, bahwa untuk jumlah pemilih yang berhak memilih pemilihan Rektor adalah anggota senat dan dari pihak Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

“Anggota Senat 78 orang ditambah dengan suara Menteri berjumlah 35 persen dari anggota Senat yang hadir dan jika hadir semua ada 42 suara. Total 120 suara jika memilih semua,”urainya.

Jumlah tersebut mengacu pada aturan Senat yakni 6 orang per fakultas terdiri dari 4 Profesor dan 2 non Profesor, dari total 10 fakultas yang ada di Universitas Sriwijaya. Kemudian ditambah dua Ketua Lembaga, 10 Dekan, lima orang terdiri Rektor dan 4 Wakil Rektor.

“Rapat pemilihan akan diadakan pada 26 September dan penyampaian hasil pemilihan akan disampaikan pada 19 Oktober dan pelantikan jika merujuk pada masa habis jabatan yakni 19 November 2019,” terangnya.

Sementara itu, Setelah kiprah Rektor Petahana Prof Dr H Annis Saggaf MSCF kini, Annis  kembali maju untuk menuntaskan target menuju Unsri sebagai Global University sebagaimana yang digadang-gadang.

Sebelumnya, Rektor Unsri Prof Dr Annis Saggaf MSCF mengaku akan terus berkontribusi dalam membawa target kampus kuning menuju Global University.

Slogan berjamaah dan himbauan dosen untuk mempublikasikan jurnal Internasional pun kini terus berdampak signifikan sehingga banyak tenaga dosen yang telah memiliki riset dan publikasi.

“Jika jemaah masih menginginkan saya maju Insyaalloh saya maju. Karena 10 program kita sudah tuntaskan,”urainya.

Anis menegaskan bahwa pada pemilihan Rektor Unsri ini yang akan dikedepankan adalah persaudaraan. Sehingga apapun hasilnya tetap menghormati hasil pemilihan.

“Jadi intinya kita harus jaga ukhuwah pada pemilihan, tidak ada jegal sana-sini. Insyaalloh semua orang di Unsri orang baik dan ingin membawa Unsri lebih baik lagi,”pungkasnya (HSB)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Penasumatera