Antisipasi Wabah Corona, Ini 8 Poin Penting yang Disampaikan Gubernur Bengkulu

0 64

BENGKULU Penasumatera.co.id – Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah Selasa (17/03/2020) mengGelar jumpa pers bersama awak media online, cetak dan juga elektronik di lokasi Rumah Dinas Gubernur atau Balai Raya Semarak.

Jumpa pers ini terkait pembahasan upaya antisipasi dan juga pencegahan wabah Virus Corona yang melanda Indonesia, terutama di Provinsi Bengkulu, dan sampai saat ini masih dalam kondisi aman dari wabah tersebut.

Dalam tatap muka (jumpa pers) Gubernur mengatakan upaya-upaya masif dalam pencegahan, yang melibatkan Stakeholder betul-betul kita lakukan secara bersama-sama, pada kesempatan ini juga dimana Gubernur didampingi para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Bengkulu, menyampaikan terkait bentuk surat edaran yang harus sesegera mungkin ditindak lanjuti oleh semua pihak.

Karena pertama kita melihat perkembangan terakhir kondisi penyebaran wabah dari Kementrian Kesehatan RI maupun surat-surat yang menjadi acuan terutama dari Kemenpan RB, Kemendagri yang baru saja kita terima beberapa hari lalu. Kemudian lanjutnya dalam hal ini ketika kita mengeluarkan surat dijajaran Pemprov dimana kita sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, tentu ada dasar surat yang jelas legal formal jelas yang telah kita terima.

Maka atas dasar arahan, Presiden RI  Jokowidodo dengan surat edaran Menpan nomor 19 tahun 2020, tertanggal 16 Maret 2020. Tentang sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam upaya pencegahan Covid 19, kemudian kebijakan-kebijakan lain dari Kemendagri.

Disampaikan Gubernur, ada beberapa poin penting yang kita tujukan kepada, pertama Bupati dan Walikota se Provinsi Bengkulu artinya berlaku di sembilan Kabupaten dan satu Kota wilayah Provinsi Bengkulu.

“Kemudian kedua kepada seluruh instansi dan jajaran vertikal di wilayah kerja Provinsi Bengkulu, termasuk TNI juga Polri dan juga ketiga kepada para Rektor, perguruan tinggi Negeri dan Sawasta se Provinsi Bengkulu”. Jelas Rohidin Mersyah Gubernur Bengkulu.

Lanjut Gubernur dalam tatap muka ini dirinya menghimbau adapun poin pertama disampaikannya meminta kepada masyarakat untuk tetap melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, selalu saja kita sampaikan yang kita sebut dengan istilah Germas, juga selalu menjaga stamina agar daya tahan tubuh tetap terjaga dengan baik.

Kemudian kedua, lanjut Rohidin, memberikan informasi kepada masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami demam tinggi lebih dari 38’C dengan gejala batuk pilek dan seterusnya.

Antisipasi Wabah Corona, Ini 8 Poin Penting yang Disampaikan Gubernur Bengkulu

Antisipasi Wabah Corona, Ini 8 Poin Penting yang Disampaikan Gubernur Bengkulu

Diterangkannya, jelas ini akan sangat efektif jika yang bersangkutan itu jangan berangkat sendiri ke pusat-pusat pelayanan kesehatan. Tetapi, sesuai dengan call center yang kita sampaikan dan dalam hal ini sudah dilansir oleh Dinas Kesehatan, agar menghubungi nomor tersebut, nantinya akan dijemput oleh ambulance khusus, adapun tujuanya agar sejak awal yang bersangkutan itu dirawat dan sudah di isolasi agar tidak menyebarkan virus ini kepada lingkungan masyarakat sekitar.

Poin ketiga, untuk meminimalisir penyebaran Virus Corona atau Covid 19 di Provinsi Bengkulu, seluruh ASN dapat melaksanakan tugas-tugas pekerjaan kantor di rumah. Jadi pada intinya bukan libur, sebaliknya tetap bekerja di rumah masing-masing
dengan tetap memperhatikan pelayanan publik juga tidak mengurangi kinerja masing-masing organisasi.

Kemudian terkiat ini akan dilakukan evaluasi oleh kepala OPD, dengan menerapkan daftar hadir manual terhitung tanggal 17 sampai 31 Maret 2020.

“Jadi silahkan bekerja dirumah namun kinerja tidak boleh turun tidak boleh berkurang, evaluasi kinerja tetap kita lakukan oleh pimpinan tinggi dan absensi
secara manual tetap berjalan”, Begitu pesan Gubernur disampaikan.

Lanjut, pont keempat mengenai pelaksanaan belajar mengajar pada semua jenjang, disampaikan Gubernur saya katakan dari beberapa hari lalu, ini akan efektif kita lakukan secara masif jangan parsial.
Jadi semua jenjang dan jenis pendidikan yang ada di Provinsi Bengkulu ini, untuk dilakukan belajar dirumah masing-masing, terhitung tanggal 17 sampai 31 Maret 2020, artinya tanpa terkecuali mulai dari PAUD sampai dengan Perguruan Tinggi, baik Negeri maupun sawasta, baik dilingkungan pendidikan dan kebudayaan maupun dilingkungan Kementrian Agama.

Dalam hal ini saya minta dan benar-benar dipastikan oleh para Kepala Sekolah (Kepsek) juga para pimpinan OPD selain memastikan serta memantau para Wali Kelas agar benar anak-anak ini diminta untuk belajar dirumah, juga benar dipastikan materi pelajaran tetap berjalan dengan baik dan anak-anak tidak berkeliaran atau keluar ditempat-tempat umum.

“Jadi nantinya kita akan melakukan razia secara khusus melalui Satpol PP secara berjenjang Provinsi dan Kabupaten juga Kota, untuk memastikan bahwa proses belajar mengajar ini efektif berjalan dirumah, sehingga kurikulum tetap berjalan dengan sesuai aturanya, sampainya.

Kembali ditegaskan Gubernur, sekali lagi anak-anak bukan berpindah dari sekolah terus seperti misal nanti ada ditempat hiburan, ditempat-tempat bioskop atau juga dipasar dan lainya, “Itu tidak dibenarkan, karena mereka tetap dihitung jam belajar mereka”, tegasnya.

Poin keenam, melakukan koordinasi internal secara intensif sampai dengan tingkat desa dan kelurahan, dengan melibatkan forkopimda Kabupaten Kota, mulai dari Dinas Kesehatan, RSUD dan pengelolaan fasilitas layanan publik yang berada masing-masing wilayah, ini termasuk Bandara, Pelabuhan, Terminal, Stasiun Kereta Api serta lainnya. Dan apabila dipandang perlu dapat membentuk Whatshap group agar ada pelaporan cepat 1×24 jam, jadi silahkan masing-masing membuat group agar ada laporan bisa secara cepat, reaksi cepat, tangap cepat yang bisa terkoordinasi dengan jajaran Pemprov Bengkulu.

Kemudian point ketujuh Gubernur meminta agar Pemerintah Kabupaten Kota dan intansi-intansi terkait, melakukan pengawasan terhadap ketersedian pangan, tentunya untuk terjaminnya pasokan pangan utama bagi masyarakat dengan harga yang terjangkau. Dan juga melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru kembali dari luar negeri dalam waktu 14 hari terakhir serta Tenaga-Tenaga Kerja Asing (TKA) yang berada di wilayah Provinsi Bengkulu.

Terakhir kedelapan, melaporkan hal-hal terkait progres penanganan kesiap siagaan masing-masing Kabupaten Kota dan sesegera melapor jika ditemukan kasus suspect Corona atau Covid 19 kepada Gubernur melalui Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, dengan call center 0852 8379 8600, “demikian surat penegasan yang harus dipatuhi semua pihak di Wilayah kerja Pemerintah Provinsi Bengkulu tanpa terkecuali,” tutup Rohidin Mersyah Gubernur dalam jumpa pers. (Adv/Yapp)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Penasumatera