Berkas Perkara Gunawati Thamrin, Masih Tahap P-19

Awal Pekan Depan Penyidik akan Panggil kembali Saksi dari Tiga Instansi, Terkait Advise Planning Pembangunan Hotel Ibis

0 93

 

PALEMBANG, Penasumatera.co.id – Berkas perkara Gunawati Pandarmi Thamrin (GN), tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran pasal 46 ayat (1) UU No 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung (dalam hal ini pembangunan Hotel Ibis Palembang) yang berlokasi di Jalan Letkol Iskandar Keluraham 15 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) 1 Palembang, hingga kini masih tahap P-19.

Untuk melengkapi berkas perkara ini yang dikembalikan beserta petunjuk, mulai awal pekan depan Penyidik Unit Pidsus (Pidana Khusus) Polresta Palembang bakal kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap sejumlah saksi.

“Ya benar, kita akan kembali melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi. Diantaranya saksi dari tiga instansi yang berwenang dalam mengeluarkan perizinan, terkait pendirian pembangunan Hotel Ibis ini,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Iptu Hary Dinar, Selasa (8/5/2018).

Sejumlah saksi dari tiga instansi tersebut, bakal kembali dimintai keterangan berkaitan dengan pemberian Advise Planning (Keterangan Rencana Tata Ruang Kota/Kabupaten bagi warga yang ingin mendirikan sebuah bangunan) pada pendirian Hotel Ibis itu. Meliputi, Dinas Tata Kota, Dinas Perhubungan dan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kota Palembang.

Dijelaskan, Advise Planning ini merupakan cikal bakal sebelum akhirnya dikeluarkannya Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dimana di salah satu butir advise planning ini disebutkan adanya kewajiban pemilik bangunan untuk menyediakan garis sepadan bangunan, mundur 8 meter di sisi Jalan Letkol Iskandar.

Namun, faktanya kontruksi bangunan basment (hotel ibis) ternyata kurang dari 1,5 meter dari badan jalan, dan sangat mepet dengan Jalan Rupit dan Jalan Letkol Iskandar. Akibatnya, terjadi retakan pada bangunan yang ada di sekitar, akibat pekerjaan konstruksi yang dilakukan.

“Khusus kepada ketiga instansi ini nantinya bakal dimintai penjelasan seputar masalah advise planning ini, bagaimana sampai bisa dikeluarkajn hingga hal-hal yang prinsip lainnya,” jelasnya.

Sementara, dalam perkembangan kasus ini, lebih dari 10 orang saksi telah diperiksa. Selain instansi terkait, penyidik juga telah mengambil keterangan para pemilik bangunan yang dirugikan atas pembangunan hotel ibis, termasuk pemeriksaan terhadap tersangka GN. (agustin selfy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.