BI Beri Beasiswa 100 Mahasiswa Berprestasi

0 17
PALEMBANG, Penasumatera.co.id – Sebagai bentuk apresiasi kepada mahasiswa yang sudah berprestasi dan menginspirasi, Bank Indonesia di 2018 ini  sudah memberikan beasiswa kepada 320 orang mahasiswa Universitas Sriwijaya dan UIN Raden Fatah.
Bank Indonesia kembali menyerahkan beasiswa kepada 100 mahasiswa berprestasi terpilih dari UNSRI dan UIN Raden Fatah. Beasiswa Bank Indonesia merupakan program bantuan biaya kuliah tanpa ikatan dinas kepada mahasiswa jenjang sarjana (S1) yang memiliki prestasi akademik dan aktivitas sosial kemasyarakatan derta memerlukan bantuan finansial untuk pendidikannya.
“Pemberian bantuan beasiswa ini merupakan bagian dari peran Bank Indonesia untuk turut mencerdaskan kehidupan bangsa, yang merupakan amanat konstitusi kita, “kata Pimpinan Bank Indonesia Regional Sumsel, Rudi Khoirudin di aula Bank Indonesia Lantai 4 Palembang.
Masih kata Rudi, pada tahun ini, kami memberikan beasiswa sebesar Rp1.000.000/bulan per mahasiswa, lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp750.000/bulan per mahasiswa dan diberikan kepada kepada 80 orang mahasiswa.
Untuk mewadahi potensi penerima beasiswa BI yang beragam, baik dari sisi disiplin ilmu dan keterampilan (keahlian) yang dimiliki, Bank Indonesia membentuk komunitas Generasi Baru Indonesia atau GENBI untuk menghimpun para penerima beasiswa. Komunitas ini akan menjadi tempat mereka berinteraksi, serta melatih tanggung jawab untuk melaksanakan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan.
“Pada kesempatan ini, tentunya kami ucapkan selamat kepada adik-adik mahasiswa yang telah terpilih menjadi penerima beasiswa Bank Indonesia Kami berharap beasiswa ini akan memacu adik-adik untuk lebih bersemangat meningkatkan prestasi serta kontribusi anda semua kepada masyarakat,” tandasnya.
Tidak hanya memberikan beasiswa, Bank Indonesia wilayah Sumsel juga mengelar seminar kepemimpinan dengan nara sumber orang asli Sumsel yang telah sukses.
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Ir H Achmad Hafisz Tohir, saat menjadi pembicara menyampaikan kondisi Indonesia saat ini, kemudian mengajak agar generasi milenial ini mampu menciptakan lapangan pekerjaan.
“Saat ini, Indonesia masih kekurangan wirausaha, mahasiswa kini sudah waktunya untuk menjadi pengusaha, sehingga tidak hanya berperan untuk dirinya sendiri namun juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” katanya.
“Sebaiknya kaum milenial saat ini lebih tekun dan fokus terhadap tujuan. Masih banyak waktu untuk menjadi lebih baik, dan menentukan pilihan. Jangan setengah-setengah, bangun sesuatu yang menjadi pasion yang dimiliki,” katanya. (Ofie)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.