Bulog Sub Divre Lahat Siapkan Paket Ramadhan Daging Beku

0 65

LAHAT, Penasumatera.co.id – Memasuki Bulan Suci Ramadhan, Bulog Sub divre Kabupaten Lahat, menggelar operasi pasar murah guna menekan tingginya harga sembako beredar di pasaran yang mulai beranjak naik sejak sebulan terkahir.

Hal itu diungkapkan Kepala Bulog Sub divre Kabupaten Lahat,Yonas Hariadi Kurniawan, Selasa (17/5) dikantornya. Bahwa pihak Bulog telah menggelar Operasi Pasar Murah dengan cara berpindah-pinda di beberapa titik tempat di Lahat.

“Sebenarnya kalau untuk pasar murah sudah jalan setiap hari, karena kita sifatnya sporadis (berpindah-pindah) dari satu tempat ketempat yang lain dengan menggunakan kendaraan pick up”, ungkapnya.

Dijelaskan Yonas, Pasar Murah tersebut ialah Gerakan Stabilisasi Pangan, dimana dalam operasi pasar murah itu pihak Bulog telah menyiapkan paket Ramadhan dimana isi sembako terdiri dari Beras, Gula Pasir, Minyak Goreng, Tepung terigu, dan Daging Beku, harga paketan tersebut bervariasi bahkan jika membeli paket pihaknya akan memberikan potongan diskon kepada pembeli.

“Untuk paket Ramadhan Bulog telah memberikan potongan diskon kepada pembeli, dan juga kita menjual daging beku dengan harga Rp.80.000/kilo gramnya.

Jadi untuk mendapatkan daging beku, masyarakat bisa langsung membeli ke kantor Bulog, karena pihaknya tidak membatasi pembelian daging beku tersebut, untuk penjulan daging beku saat ini cukup lancar hal itu terlihat dari stok daging seeblumnya sebanyak 700Kg, saat ini tinggal beberap kilo saja, dan kami akan menjemput stok daging yang akan datang kembali”. beber Yonas.

Sementara ditanya soal stok Beras menjelang Bulan Ramadhan hingga lebaran nanti, Yonas menjelaskan bahwa pihaknya saat ini memiliki stok digudang Bulog sebanyak 1600 ton beras,
sementara yang masih dalam perjalanan sebnyak 500 ton.

“Saat ini stok Beras digudang ada 1600 ton, namun sudah terbit Frinlok artinya beras yang masih dalam perjalanan sebanyak 500 ton, jadi total ada 2100 ton beras yang siap untuk di distribusikan”, jelasnya.

Lebih jauh Yonas Menjelaskan, Stok tersebut tidak hanya untuk Bulan Ramadhan dan Lebaran saja, namun untuk Dua bulan kedepan, karena itu sudah melebih permintaan dari Enam Kabupaten kota yang dalam satu bulannya menghabisi 973 ton.

“Dari permintaan 6 Kabupaten Kota tersebut sebanyak 973 ton perbulannya, jika dikalikan dua bulan maka masih ada sisa, dan sisanya tersebut digunakan untuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP), dimana beras tersebut diperuntukan jika nantinya ada terjadi bencana alam”.ujar Yonas (D0d)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.