Bupati Bengkulu Utara Rombak 5 Pejabat Eselon II dan 58 Pejabat Eselon III dan IV

Sempat Dinilai Arogan Pada Paripurna, Hari Ini Margono Digeser

0 126

BENGKULU UTARA, Penasumatera.co.id – Bupati Kabupaten Bengkulu Utara, Ir. Mian pada hari ini Senin (01/07) pukul 16.25 Wib, melakukan perombakan 5 pejabat Eselon II di lingkungan Pemkab Bengkulu Utara, tidak hanya itu orang nomor satu yang memimpin Bumi Ratu Samban ini, juga melakukan perombakan kepada 58 pejabat Eselon III dan IV lainnya.

5 Pejabat Eselon II yang masuk daftar perombakan ini yaitu :
1. Dullah, SE jabatan baru Sebagai Asisten I sebelumnya menjabat Kepala Inspektorat, Eselon II b
2. Fitriansyah, S.STP, MM jabatan baru Kepala BPKAD sebelumnya menjabat Kepala BPMTSP, Eselon II b
3. Ir. Suharto Handayani jabatan baru Kepala Inspektorat sebelumnya menjabat Plt. Kadinsos, Eselon II b
4. Margono, S.Pd jabatan baru Kepala BPMTSP sebelumya Kepala Dispendik, Eselon II b
5. Dr. H. Agus Haryanto, SE, MM jabatan baru Kepala Dispendik sebelumnya menjabat Kepala BPKAD, Eselon II b

“Sementara dalam perombakan sekaligus pelantikan yang dilangsungkan di Balai Daerah Kota Arga Makmur, Ir. Mian mengungkapkan bahwasnya perombakan ini sebagai bentuk penyegaran birokrasi dilingkungan Pemkab Bengkulu Utara, dan juga sebagai bentuk reward
promosi jabatan atas kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kemudian dilanjut Bupati, dirinya mengharapkan kepada pejabat yang telah dilantik dan menduduki posis baru agar mampu bekerja secara maksimal dalam mengemban dan melayani masyarakat. Tutup Mian.

Kepala Dispendik Sempat disebut pada Paripurna

Sebagai catatan kuli tinta, sebelumnya perlu diketahui. Pada Paripurna istimewa, yang dipimpin Waka II, Agus Riyadi, Rabu (15/5) lalu, juru bicara Fraksi Merah Putih juga selaku tim perumus merekomendasikan agar Bupati menggeser beberapa orang pejabat termasuk Kepala Dispendik karena dinilai arogan dalam mengambil kebijakan terkait dengan jabatannya selaku Kadis.

Selain Margono, Dedi Syafroni juga menyebutkan beberapa orang pejabat lainnya yang perlu dicopot, “Kami meminta kepada Bupati supaya mengevaluasi kinerja para pejabat dan merekomendasikan untuk diganti. Karena sebagian diantaranya dinilai tidak mampu memangku jabatan tersebut dan ada juga yang arogan dalam membuat kebijakan,” kata Dedi Syafroni dalam penyampaiannya.(Yapp)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Penasumatera