Datangi Kantor Kejari Lahat, Puluhan Massa Minta Pelaku Money Politic Ditangkap

0 31

LAHAT, Penasumatera.co.id – Puluhan masa mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Lahat terkait perkara dugaan Money Politik di Pemilukada Lahat. Kamis (19/7) sekitar pukul 11.00 WIB, masa berkumpul di halaman kantor Kejari Lahat.

“Kami meminta kepada Kejaksaan tangkap pelaku money politics kenapa pemberinya tidak ditangkap juga,” ujar Saryono, koordinator aksi yang mengatasnamakan masyarakat Lahat.

Masa juga menilai, kejaksaan yang tergabung dalam Gakkumdu Lahat sudah main mata. Pasalnya dari 18 laporan, hanya satu laporan yang sudah P21. Lalu secara jelas menolak laporan, yang mengarah terkait ke antek-antek penyuplai money politik.

Mengingat keputusan Gakkumdu, juga berasal hasil dari Panwaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan. “Jaksa tugasnya hanya membuktikan apa yang ada di berkas perkara. Kami berusaha senetral mungkin. Tugas kita di Gakkumdu hanya bersifat mendampingi, untuk melakukan tindak lanjut seperti menolak laporan, itu tugas Panwaslu,” ucap Kajari Lahat, Jaka Suparna SH.

Sebelum menggelar aksi di kantor Kejari Lahat, puluhan masa ini awalnya mengikuti jalannya sidang terdakwa Syahril, di Pengadilan Negeri Lahat. Dengan agenda tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Sebelum dimulainya sidang, masa juga sempat melakukan orasi. Meminta majelis hakim membongkar antek+antek money politik.

“Kami hanya menjalankan tugas, sebagai petugas yudikatif. Apa yang kami lakukan di pengadilan ini, itu sesuai dengan berkas penyidik kejaksaan dan kepolisian,” ucap Ketua PN Lahat, Agus Pancara SH MHum, saat menanggapi masa.

Dalam sidang, Kristianto SH selaku JPU dalam perkara itu menyatakan, terdakwa bersalah melanggar pasal 187(a), UU 10 Tahun 2016. Dituntut 36 bulan penjara, denda Rp 200 juta subsider satu bulan.

Pada sidang pertama, terdakwa mengakui telah membagikan sejumlah uang ke masyarakat, agar memilih salah satu paslon di Pemilukada Lahat,” Sidang ditunda Senin (23/07/2018) mendatang, dengan agenda putusan,” ucap Ketua Majelis Hakim, Saiful Bro SH, didampingi Hakim Anggota Martin SH, dan Seli SH. (D0d)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.