Direktur Polsri : 37% Alumni Polsri Duduki Pekerjaan di BUMN

Dies Natalis ke-36 Polsri

0 40

PALEMBANG, Penasumatera.co.id – Pada Sidang Khusus Senat Terbuka dengan agenda Dies Natalis ke-36 Polsri di Graha Pendidikan, Kamis (20/9). Dalam kesempatan, orasi ilmiah disampaikan Ahli Peneliti Utama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Kemeristekdikti, Prof. Djoko W Karmiadji, MSME, Ph.D, APU,  Direktur Polsri, Dr. Ing. Ahmad Taqwa, M.T menyampaikan Kelas kerjasama yang dirintis Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) memberikan efek positif bagi alumni dalam mencari pekerjaan. Terbukti, posisi alumni sebagian besar bekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Posisi alumni bekerja sebagian besar di BUMN dengan persentase 37%, PNS 7%, perusahaan swasta nasional 32%, perusahaan swasta internasional 17%, dan sisanya menjadi wirausaha (entrepreneur) sebanyak 7%,” ujarnya

Baca Juga

Dia menjelaskan, Polsri sudah banyak membuka kelas kerjasama untuk memudahkan akses pendidikan tinggi vokasi. Sejak tahun 2015, Polsri dipercaya Garuda Maintenance Fasility (GMF) untuk membuka Program DIII Penerbangan. “Untuk memfasilitasi pembelajaran tersebut sudah dibangun hanggar yang dilengkapi dengan pesawat Cesna 152 yang aktif dan Engine Boeing 747,” kata dia.

Selain itu, pihaknya juga membuka kelas kerjasama dengan PT Trias Indra Saputra-Brand Legrand Perancis. Dalam kelas ini, tiga semester awal belajar dan praktik di kampus. Kemudian dua semester selanjutnya terjun di dunia industri dan semester akhir menyelesaikan pendidikan di kampus. “Hal yang sangat menarik dalam mempersiapkan SDM ini adalah 10 orang siswa terbaik akan ditempatkan magang pada industri di bawag naungan PT Trias Indra Saputra-Legrand di 9 negara Asia Fasifik,” jelas Dr Taqwa.

Tak hanya itu, Polsri juga membuka kelas kerjasama program double degree D4 Akuntansi Sektor Publik kerjasama dengan Management and Science University (MSU) Malaysia. Sistem pembelajaran pada kelas ini selama 6 semester di Polsri dan 2 semester di MSU Malaysia. Di bidang penigkatan daya saing, pengetahuan dan keterampilan, tahun ini pihaknya juga memfasilitasi magang di perusahaan partner ILO University (Philipine), Mindoro State College of Agriculture and Technology (Philipine) dan Thaksina Business Technological College (Thailand).

Dari berbagai kelas kerjasama tersebut, pihaknya melakukan evaluasi lulusan Polsri untuk mengetahui masa tunggu alumni mendapatkan pekerjaan untuk pertama kalinya. Hasilnya, kegiatan tracer study untuk masa tunggu alumni mendapatkan pekerjaan dengan rata-rata kurang dari 6 bulan dan kesesuaian kompetensi alumni dengan pekerjaannya 90 persen. (hasan basri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.