Disdik Kota Palembang Berencana Buka Sekolah Filial Untuk Anjal

0 66

PALEMBANG, Penasumatera.co.id – Setelah berhasil dengan sekolah inklusi dan Program Sekolah Filial (Selfi) kini Disdik Kota Palembang akan berencana membuat proyek perubahan yakni dengan mendirikan pendiidkan formal yang bukan hanya untuk mencari paket seperti biasa, pendidikan ini khusus untuk anak jalanan dan anak-anak putus sekolah yang ada di kota Palembang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang H. Ahmad Zulinto, S.Pd.MM mengatakan, Berdasarkan data dari Dinas Sosial ada 1.278 anak putus sekolah dan anak jalanan.

“Hak mereka sama didalam undang-undang begitu juga di dalam perlindungan anak juga sama, artinya akan nanti akan kita akomodir bekerja sama dengan Dinas sosial karena mereka yang punya data dan Dinas tenaga kerja bagaimana kita mendidik keterampilan, kita akan buat sekolah filial (selfi) lagi yang akan kita pusatkan di SKB Dinas Pendidikan Kota Palembang,”ujarnya, Senin (29/7/2019).

Memang kata Zulinto untuk mendirikan sekolah ini memerlukan biaya yang tidak sedikit, Tapi saya yakin anggaran pendidikan kita dua puluh tiga persen di atas undang-undang amanat undang-undang Dasar, maka kami akan rundingkan hal ini kepala Walikota Palembang dan Sekda Kota Palembang bahwa kita akan segera membangun sekolah filial untuk anak putus sekolah dan jalanan dan pada saatnya dalam waktu jangka panjang kita akan bangun asrama untuk mereka, jadi boarding school.

“Mereka para anak jalanan dan putus sekolah ini nantinya akan tinggal diasrama, karena karena anak-anak Anjal putus sekolah pada dasarnya mereka ini tidak mau kalau sekolah regular biasa,kemudian mereka kalau pulang kerumah mungkin tidak ada rumah, untuk itulah kita buatkan mereka asrama,”terang Zulinto.

Dikatakan Zulinto, nantinya di asrama ini para anak jalanan akan di didik dan diberikan keterampilan sehingga setelah mereka menyelesaikan pendidikan dan keluar dari asrama anak ini memilik keterampilan dan siap kerja.”Saya yakin Bapak walikota akan sangat setuju dengan program ini,.

“Untuk pelaksanaan pendidikan anak anjal tersebut, Tahun ini pihak Disdik akan membuat program, izin membentuk struktur dan selanjutnya pihak Disdik akan menggarap eksen, meskipun belum dibangun sekolah ini sudah ada, artinya dengan Dinsos, Dinas tenaga kerja, dan perlindungan anak kita sudah melaksnakan MoU, maka kita sudah mulai penerimaan murid, anak-anak yang tidak sekolah kita pindahkan dan akan di filialkan ke SD, SMP, SMA terdekat, untuk pelaksanaan ini juga kita akan minta dukungan dari Gubernur Sumsel,”tutup Zulinto (hsb)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Penasumatera