Dua Sejoli Nyaris Tewas Akibat Ditembak Begal di Kawasan Musi II Palembang

0 31

PALEMBANG, Penasumatera.co.id –

Diduga korban begal, dua sejoli nyaris tewas akubat diuka tembak saat berada di Jalan Yusuf Singadekane Musi II Palembang, Kamis (5/9) sekitar pukul 03.30 WIB.

Sampai saat ini Satuan Reskrim Polresta Palembang terus menyelidiki pelaku penembakan, disertai perampokan yang terjadi di Kedua korban, Leni Rosita (35) warga Rusun Blok 27A Lantai 3 Nomor 11 RT 31 RW 08 Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil dan Agus Surya (50) warga Dusun III RT 05 Kelurahan Sungai Buaya Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir (OI) masih dalam perawatan intensif RSUD BARI Palembang, karena dikeroyok dan dipukuli enam perampok. Bahkan, kedua sejoli ini nyaris tewas, akibat ditembak dengan senjata api oleh para pelaku.

“Kita belum bisa bicara banyak tetang peristiwa ini, apakah ini korban begal, perampokan atau pengeroyokan. Namun yang pasti, kami masih selidiki dan memperdalam dengan mengumpulkan keterangan para saksi. Kedua korban masih dalam perawatan dokter, belum bisa diambil keterangannya. Kita juga masih menunggu laporan resmi keluarga korban ke polisi,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIk SH MH melalui Kasubag Humas, Iptu Tohirin kepada awak media.

Dikatakan Tohirin, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung cek lokasi dan lakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

“Anggota kita masih berada di lapangan, untuk mengumpulkan keterangan dari para saksi. Sementara, anggota piket fungsi, Kepala SPKT, Ipda Herison dan Tim Identifikasi pimpinan Ipda Agus Wijaya SPsi melakukan identifikasi  kedua korban,” terang.

Kejadian naas yang menimpa kedua sejoli ini berawal saat melintas di Jalan Singadekane Musi II Palembang pada Kamis (5/9) pukul 03.30 WIB. Di tengah perjalanan, enam pelaku memepet dan menendang sepeda motor yang dikendarai kedua korban. Ketika kedua korban berusaha bangkit, keenam pelaku memukuli korban Agus, sedangkan pelaku lain merampas tas yang dibawa korban Leni. Usaha perlawanan Leni berhasil mempertahankan tas bawaannya, namun dirinya harus mengalami dua luka tembak di paha kirinya, setelah rombongan penjahat ini beraksi.

“Pelakunya enam orang, lima lelaki dan satu perempuan. Mereka menggunakan dua unit sepeda motor NMAX atau PCX warna putih. Kawanan ini membawa sepeda motor saya dan memukuli kami hingga begini. Pelakunya orang sinilah pak, saya tidak tahu kenapa bisa begini,” terang Iptu Tohirin.

Disinggung, hubungannya dengan korban Leni, Agus menjelaskan antara dirinya dan Leni masih berstatus pacaran.

“Kami hanya pacaran pak, saya yang menjemput dia ke Sungai Buaya. Lalu, kami mampir ke kos, Jalan Naskah. Setelah itu, kami menuju ke Kafe Indah 3 di Jalan Soekarno Hatta dan melintas d Musi II. Pelaku membuntuti kami, ketika kami keluar dari kos, saat di Musi II, mereka berenam memukuli dan menembak Leni,” tambahnya.

Sementara, korban Leni saat diwawancarai mengatakan sepeda motor Agus dirampas pelaku.

“Motor Agus dibawa mereka pak. Bukan itu saja, kami juga sempat tarik-tarikan tas, karena saya mencoba mempertahankan, mereka menembak paha kiri saya,” ungkapnya sambil menutup wajahnya. (agustin selfi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Penasumatera