Gas Meledak, Satu Keluarga Luka Bakar

0 60

EMPAT LAWANG, Penasumatera.co.id –Sedikitnya empat korban mengalami luka bakar yang langsung dilarikan ke RSUD Kepahiang, Bengkulu akibat ledakan dari tabung gas elpiji 3 kilogram yang terjadi di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), pada Kamis (12/07/2018) sekitar pukul 19.00 WIB.

Sedangkan Korban diketahui masih satu keluarga yakni Alni (48) bin Ali, Mega binti Serun, dan anaknya Kelvin (10) bin Alni. Satu lagi Jon (43) bin Sakin, tetangga.

“Kejadian itu akibat bocornya tabung gas. Kemungkinan mau masak, tapi tidak tahu jika gas ada kebocoran. Tiba-tiba langsung meledak,” kata Kades Tanjung Beringin, Megi Arismansa saat dihubungi lewat telepon, Jumat (13/07).

Mendengar suara ledakan tersebut, warga sekitar langsung membantu para korban keluar rumah. Sedangkan Jon, adik Alni yang bertetangga berusaha mengeluarkan tabung gas keluar.

“Tapi api malah menyambar ke badan Jon sehingga dia juga mengalami luka bakar. Warga banyak yang bantu, tapi kejadiannya cepat. Rumah mereka tidak mengalami kebakaran,” jelasnya.

Saat ini keempat korban sudah dilarikan ke RSUD Kepahiang, Bengkulu untuk dilakukan perawatan intensif. Keempat korban mengalami luka bakar yang cukup serius dibagian tubuh mereka.

“Rencananya besok ketigo korban kecuali anaknyo, akan menjalani operasi ke rumah sakit Kepahiang, Bengkulu,” tuturnya.

Sementara Camat Paiker Indera Supawi membenarkan ada empat korban luka bakar diduga akibat bocornya tabung gas. “Semuannya sudah dirawat di RSUD Kepahiang. Luka bakar yang mereka alami cukup serius,” tukasnya.

Terpisah, Kapolsek Paiker, Ipda Hariono saat dikonfirmasi mengatakan belum ada pihak desa atau warga yang melapor ke Polsek. Tapi informasi sudah didapat, dan korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan.

“Ya memang ada, kami sudah mendapat informasi itu. Para korban sudah dibawa ke rumah sakit. Kalau yang melapor belum ada. Untuk rumahnya tidak terbakar,” tukasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.