Hari Terakhir Operasi Zebra Pelanggar Naik 19 Persen

Kendaraan Dinas Ikut Terjaring

0 14

 

LAHAT, Penasumatera.co.id – Sebanyak 929 pelanggar yang terjaring hasil Operasi Zebra yang di gelar Satuan Lalu Lintas Polres Lahat, pada 28 Oktober hingga 5 November 2019. Hasil ini meningkat jika di bandingkan pada tahun lalu naik sebesar 19 persen.

Pelanggaran yang di tindak cukup bervariasi mulai dari kelengkapan kendaraan, surat kendaraan, dan Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Tahun ini saja, ada 929 pelanggar baik roda dua maupun roda empat. Sedangkan tahun 2018, ada 742 penindakan yang dilakukan oleh Satlantas Polres Lahat,” terang Kasat Lantas Polres Lahat AKP. Rio Artha Luwih

Mirisnya lagi lanjut Rio, dari jumlah tersebut ada beberapa kendaraan dinas Pemkab Lahat, baik roda empat maupun roda dua. Rata-rata jenis pelanggaran masalah kelengkapan surat-menyurat kendaraan, seperti STNK yang tidak sah.

Dirinya juga menghimbau agar masyarakat Kabupaten Lahat mematuhi peraturan lalu lintas, seperti menggunakan helm SNI, membawa SIM maupun STNK yang masih berlaku. “Dari hasil Operasi zebra ini tentunya kita juga bertujuan meningkatkan hasil pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP),” ujarnya.

Terpisah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lahat H.Januarsyah saat ditanyai mengenai adanya kendaraan dinas yang terjaring operasi Zebra, mengaku sangat setuju agar kendaraan dinas ditertibkan. Apalagi pengendaranya tidak membawa kelengkapan izin kendaraan.

“Sangat setuju, kalau ada kendaraan dinas yang tidak membawa kelengkapan surat-surat, agar polisi menertibkan atau memberikan sanksi untuk ditilang. Nanti ASN bersangkutan akan kami tegur pada saat apel,” tegasnya dihubungi melalui WhatsApp. (D0d)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Penasumatera