Hasil RUPS Sepakati Perpanjangan Dua Direksi BSB

0 27
PALEMBANG,Pena Sumatera co.id- Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (BPD Sumsel Babel) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB), bertempat di Hotel Wyndham OPI Hotel, Selasa (12/1).
Rapat yang dihadiri Gubernur Sumatera Selatan,H Herman Deru dan sederet Kepala Daerah dari Kabupaten/Kota di Sumsel dan Babel itu menyepakati perpanjangan masa jabatan dua Direksi Bank Sumsel Babel yaitu Direktur Pemasaran yang dijabat oleh Antonius Prabowo Argo dan Direktur Umum, Samiluddin.

“Setelah disepakati secara aklamasi untuk memperpanjang masa jabatan dua direksi. Ini merupakan reward yang kami (pemegang saham) berikan bagi yang berprestasi. Mudah-mudahan Bank Sumsel Babel terus menjadi Bank yang membanggakan dan sudah teruji selama pandemi ini labanya di atas target,”ungkap Gubernur Sumsel, H Herman Deru pada press conference usai RUPS LB.

Komisari Utama Bank Sumsel Babel Eddy Junaidi menjelaskan kedua Direksi Bank Sumsel Babel akan kembali mengemban jabatan empat tahun ke depan. “Terhitung sejak hari ini hingga Januari 2025 nanti,”ucap Eddy.

Dikatakan Eddy, kinerja Bank yang sangat baik meski di tengah Pandemi saat ini menjadi pertimbangan pokok kedua Direksi melanjutkan jabatannya di periode 2.
“Dan untuk dilanjutkan pada periode dua, memang di anggaran dasar itu sangat memungkinkan untuk diberikan kesempatan pada periode dua,”terangnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsuddin menambahkan, pihaknya telah melanjutkan strategi di masing-masing direksi tersebut.

“Pak Antonius akan menangani pemasaran, yang terkait dengan biaya atau kredit, kita berupaya mencapai target-target bisnis kita, ke depan penyaluran kredit diarahkan ke kredit produktif. Alhamdulillah plafon KUR kita sudah dinaikkan dari Rp500 Miliar menjadi Rp550 Miliar,”terangnya.

Termasuk di bidang umum yang dipimpin Samiludin, juga akan menangani teknologi (IT). “Saat ini kita sudah punya QRIS, namun ke depan IT akan kita tingkatkan lagi. Dari mulai sistem kita bikin terbuka supaya bank lain atau fintect bisa langsung connect ke sistem kita. Bahkan untuk membuka tabungan tidak perlu datang ke bank tinggal melalui gadget saja. Itu planing kita,”tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan Achmad Syamsuddin, kinerja perseroan ditahun 2020 cukup baik dengan capaian kredit Rp 514 Miliar. “Untuk target ditahun 2021 saat ini kita masih menunggu audit dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan),”tandasnya. (ofie)

Baca Juga
Penasumatera