Himapela Kembali Berunjuk Rasa Tuntut Dirut PDAM Mundur

0 599

LAHAT, Penasumatera.co.id – Untuk ke-2 kalinya Himpunan Mahasiswa dan Pelajaran (Himapela) Lahat berunjuk rasa di halaman Pemkab Kabupaten Lahat, menuntut pengangkatan Cholil Mansyur menjadi Dirut Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tirta Lematang yang dinilai menyalahi aturan.

Beberapa perwakilan Himapela yang berunjuk rasa meminta Sekretaris Daerah (Sekda), Samsyul Kusirin, agar dapat menemui mereka untuk berdialog. “Kami minta kepada Sekda agar segera turun, kami ingin minta penjelasan atas pengangkatan mantan kuruptor yang menjadi Dirut PDAM ini,” Teriak Sundan Wijaya dalam orasinya. Kamis (15/11).

Namun setelah hampir Satu jam barulah Assisten I bersedia menemui massa untuk berdialog dengan mereka. Menanggapi tuntutan Ramsi selaku Assisten telah menyampaikan dan berkordinasi dengan pihak Kejaksaan Negeri Lahat.

“Hal ini sudah kita sampaikan ke pihak kejaksaan dan kita juga telah berkordinasi, kita tinggal pelaksanaannya, jadi tuntutannya sudah kita tanggipi secara umum,” Terang Ramsi.

Usai bertemu dengan pihak Pemkab Lahat, massa melanjutkan aksinya ke Kantor halaman Kejaksaan Negeri Lahat untuk menanyakan tindak lanjut surat laporan yang mereka masukan ke Kejaksaan beberapa hari yang lalu.

Berikut tuntutan yang di ajukan Himapela

  1. Menutut Dirut PDAM Lahat agar mengundurkan diri dari jabatanya.
  2. Meminta pihak Kejaksaan mengusut dugaan Nepotisme yang dilakukan Bupati Lahat Marwan Masyur atas perlantikan suadara kandungnya sendiri.
  3. Meminta kepada Kejaksaan Negeri Lahat segera mengusut dugaan prilaku Kolusi yang dilakukan Tim ahli maupun penguji kelayakan yang diketahui Sekda dan jajarannya sehingga menjadikan Dirut PDAM yang berlatar belakang nara pidana

Dimana diberikan sebelumnya bahwa Bupati Lahat Marwan MansyurSH.MH yang melantikan Cholil Mansyur sebagai Dirut PDAM dinilai menabrak aturan. (D0d)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.