Inisiator PA 212 Hadiri Undangan Syukuran Pelantikan di Kantor PDIP Sumsel

0 2.284

PALEMBANG, Penasumatera.co.id – Pelantikan Jokowi dan Ma’ruf amin disambut gembira oleh hampir seluruh eleman bangsa Indonesia tidak terkecuali partai pengusung seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan )PDIP) Sumatera selatan (Sumsel) yang menggelar syukuran, Minggu malam (20/10/2019)

PDIP yang menggelar syukuran di kantor Dewan Perwakilan Daerah Sumatera selatan yang dalam kegiatan ini juga mengundang seluruh elemen masyarakat tidak terkecuali persaudaraan alumni 212.

Salah satu perwakilan PA 212 Charma afrianto mengatakan,” Sebagai anak bangsa apalagi yang akan kita perjuangkan kalau tidak membangun bangsa Indonesia sesuai dengan amanah Undang undang 1945, harus diakui PA 212 merupakan kelompok oposisi dalam pemerintahan dengan tujuan membangun bukan menghancurkan, kalau silahturahmi saja tidak bisa dijaga apalagi mau membangun bangsa yang besar ini”, kata Charma

“Untuk menjadi oposisi yang disegani seharusnya dengan cara yang elegan dan tidak mengabaikan Silahturahmi sesama putra putri bangsa, Menjadi oposisi bukan berarti tidak mencintai pemimpinnya, menjadi oposisi itu bukan menghancurkan tapi mengawal setiap kebijakan pemimpinnya agar tetap berada di jalannya, demi kemajuan dan pembangunan bangsa menjadi lebih baik lagi”, tutur Charma

Ditambahkan Charma, Sekarang bukan saatnya lagi adu jotos dan argumen kampanye tapi ada persoalan yang jauh lebih penting lagi yaitu mengawal proses pembangunan yang akan dilakukan oleh Jokowi dan Ma’ruf amin selama 5 tahun, agar sesuai dengan amanah undang – undang, harus diakui memang pada periode yang lalu Jokowi dan Jusuf kalla sangat tidak memuaskan, karena banyak program yang tidak berjalan atau hasilnya kurang maksimal, sehingga pada periode ini diharapkan masa kepimpinan Jokowi Ma’ruf amin dapat diselesaikan dengan baik, ungkap Charma

Charma menyampaikan, ” Dengan adanya pihak oposisi di pemerintahan Jokowi periode ini bisa menjadikan pemerintahan menjadi lebih kuat dan cerdas dalam membuat program kerja, jika pemerintahan di kuat sudah dipastikan tidak akan pernah mencapai cita – cita, yang jelas ketika rakyat turun kejalan dan melakukan aksi sebenarnya bukan untuk memusuhi pemerintah namun itulah bentuk kasih sayang kepada pemimpinya dengan selalu mengingatkan, Rakyat bukanlah musuh pemerintahan,” tandas Charma (Irfan)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Penasumatera