Juarsah : Stop Tambang Batu Bara Ilegal di Kawasan Muara Enim 

0 90

MUARAENIM, Penasumatera.co.id – Plt.Bupati Muara Enim H. Juarsah SH meminta kepada semua pemilik dan pengelola tambang ilegal di Kabupaten Muara Enim agar Stop beraktivitas, hal ini menyusul tewasnya belasan korban karena aktivitas tambang ilegal di Desa Penyandingan Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim, akibat aktivitas tambang batu bara ilegal yang Longsor pada Rabu kemarin Sore, (21/10).

“kepada pemilik, serta pengelola tambang ilegal di Kabupaten Muara Enim agar Stop dahulu beraktivitas  menyusul sebelas korban meninggal karena aktivitas tambang ilegal itu,” ujar Juarsah, saat berada di Puskes melihat kondisi jenazah kecelakaan tambang rakyat ilegal di  Tanjung Lalang kecamatan Tanjung Agung. Pada (22/10/2020) seperti dikutip dari sumselpost co id.

Ditambahkannya, Korban meninggal dunia akibat kecelakaan di areal tambang ilegal tak sedikit dan totalnya 11 warga, yakni 6 (enam) di antaranya warga Kabupaten Muara Enim dan 5 orang dari warga luar atau penduduk datangan dari Jawa dan Lampung,  terang Juarsah.

Dikatakan Juarsah, Untuk keselamatan warga kita telah meminta bantuan Forkopimda  yakni Polres Muara Enim dan Kodim 0404/Muara Enim untuk mengawal dan mengawasi lokasi tambang ilegal yang masih beroperasi di kawasan bumi serasan ini.

“Ya, kita tegaskan kepada semua pemilik dan pengelola tambang ilegal  Untuk BERHENTI  dan Stop beraktivitas sampai ada proses lebih lanjut dari penegak hukum,” tegas Juarsah.

Sementara  Kapolres Muara Enim, AKBP Dony Eka Syaputra menyebut penyebab banyaknya korban meninggal di lokasi tambang ilegal Desa Penyandingan  dan tanjung lalang karena pekerja minimnya ilmu keselamatan (safety) dalam pengaman kerja tersebut

“Ya, safety tidak ada, penambang tanpa skill, (ke ahlian) serta keamanan, dan ditambah lagi musim hujan sehingga rawan longsor,” ungkap Kapolres Muara Enim  saat  mendampingi Plt Bupati Muara Enim H. Juarsah  SH. meninjau korban tambang ilegal di Puskesmas Tanjung Lalang tersebut.

Dikatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan atas kejadian naas tersebut, maka kepolisian Siap memproses lebih lanjut lagi

“Kita sudah lakukan olah TKP, memasang police line, terus kita kembangkan dengan mencari informasi dan keterangan pada orang-orang yang terkait di lokasi, tersebut.” pungkas Kapolres.(sp)

Baca Juga
Penasumatera