Kadis DTPHP Bengkulu Utara Berharap Petani Asuransikan Sawah Mereka

Setor 36 Ribu, Petani Bengkulu Utara Bisa Terima 6 Juta Rupiah

0 82

BENGKULU UTARA, Penasumatera.co.id – Kuasa Barus, S.Pt Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkulu Utara, sampai saat ini tampaknya belum bisa berbuat banyak, Pemkab melalui DTPHP sampai hari ini masih berusaha mencarikan solusi untuk meringankan beban para petani di Kota Arga Makmur, dimana padi yang tinggal menghitung hari siap panen ludes terkena dampak musibah banjir beberapa waktu lalu.

Seperti disampaikan Nasion Kusnadi Kepala Desa Taba Tembilang Kota Arga Makmur pada 27 April 2019 lalu, kebanyakan dari petani yang bergantung hidup dengan hasil menanam padi, mengadu dan menangis tersedu-sedu kepada saya atas musibah tersebut. Jelas saya selaku Kades mendengarkan curhatan warga yang saat ini kehilangan mata pencaharian, dan mereka ini sangat berharap mendapat bantuan modal usaha  untuk kembali menanam padi.

Kembali dikonfirmasi pada, Kamis (23/05) Kades Taba Tembilang ditanyakan soal 63 hektar sawah warga yang terkena dampak banjir apa sudah memperolah bantuan, disampaikan Kades kalau masalah modal jelas mereka sangat berharap sekali, namun kami pemerintah desa tidak dilibatkan jadi kita belum tahu seperti apa. Namun untuk perkembangan dilapangan kita pantau, apa mereka memang belum bergerak mengajukan proposal apa sudah, jadi setahu kita belum ada bantuan yang diperoleh para petani.

Lanjut Kades, imbas dari banjir juga berdampak pada irigasi, kondisi sekarang yang sangat mendesak untuk kepentingan masyarakat (petani) Taba Tembilang yaitu irigasi dimana irigasi tidak bisa dialiri air lagi. Mengingat kondisi dilapangan, sepertinya untuk perbaikan irigasi tersebut harus menggunakan alat berat, jika dikerjakan dengan tenaga manual itu tidak mungkin terkapar.

“Apabila tidak ada sentuhan bantuan yang diberikan pemerintah, dipastikan semua persawahan Taba Tembilang untuk musim ini tidak satupun yang bisa kembali ditanam padi”. Terang Nasion.

Sementara itu, Kuasa Barus Kadis DTPHP Bengkulu Utara, Jum’at (24/05) ditanya soal asuransi 6 juta per hektar untuk para petani, Barus mengatakan asuransi memang ada sejak tahun 2017 lalu, dapat diperoleh jika para petani mengalami gagal panen. Namun untuk memperolehnya setiap musim per hektarnya petani harus membayar premi (stor) 36 ribu, saya rasa itu tidak berat hanya seharga 2 bungkus rokok, nanti bantuan sebesar 6 juta rupiah akan dikirim ke rekening kelompok.

“Namun kita sangat menyayangkan selama kita lakukan sosialisasi, para petani di Kabupaten Bengkulu Utara yang tergabung dalam kelompok, termasuk petani Taba Tembilang Kota Arga Makmur, mereka tidak ada yang mau sawahnya diasuransikan dan mendaftar menjadi peserta penerima asuransi, padahal itu ada subsidi Kementrian Pertanian (Kementan) berkejasama dengan PT. Jasa Asuransi Pertanian (Jasindo),” Sampainya.

Maka dari itu, lanjut kadis, kita harapkan bagi para petani di Bengkulu Utara yang letak areal persawahannya berjarak beberapa meter saja dari sungai dan terbilang cukup rawan terkena musibah banjir, kita minta untuk sawahnya bisa diasuransikan melalui kelompok, nanti DTPHP Bengkulu Utara akan memfasilitasi para petani untuk melakukan pertemuan secara langsung dengan pihak dari Jasindo di DTPHP BU.

Ditambahkanya lagi, untuk benih padi itu gratis bahkan ada yang sudah kita bagikan diantaranya, kelompok Desa Lubuk Saung Kota Arga Makmur, tentu hal itu sesuai dengan proposal yang sebelumnya telah ajukan para petani ke DTPHP Bengkulu Utara, Selang beberapa hari ini ada proposal lagi yang masuk dari beberapa Kecamatan, untuk proposal itu lanjut kita proses dan cepat kita ajukan kepusat agar para petani yang sawahnya terkena dampak musibah banjir bisa kembali menanam padi.

“Untuk masalah kerusakan irigasi persawahan di tiap Desa Kecamatan Kabupaten Bengkulu Utara, untuk perbaikan DTPHP sudah mengajukan sampai ke Pusat dan masih dalam proses, kita harapkan apa yang kita ajukan tertulis didalam proposal tentunya harapan masyarakat Bengkulu Utara dapat di acc dan bisa segera terrealisakaikan untuk masyarakat,” Tutup Kuasa Barus (yapp)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Penasumatera