Kegiatan MPLS, SMAN Sumsel Kenalkan Lingkungan dan Asrama

0 47

PALEMBANG, Penasumatera.co.id –  Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Sumatera Selatan (Sumsel)  sambut  siswa baru dengan kegiatan  Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Sebanyak 100 Siswa baru sekolah tersebut selain dikenalkan lingkungan sekolah siswa pun dikenalkan kehidupan asrama.

Kepala SMAN Sumsel, Muhammad Ridwan Aziz mengungkapkan, kegiatan MPLSA dilakukan selama enam hari mulai 16-21 Juli 2018 di sekolah. Selama pelaksanaan siswa baru diperkenalkan hal-hal yang berkaitan dengan sekolah dan asrama, mulai dari peraturan hingga struktur organisasi sekolah dan asrama .

Dijelaskannya, hari pertama MPLSA diisi dengan perkenalan guru dan staff, dilanjutkan dengan kegiatan halal bi halal dan ditutup dengan penjelasan visi dan misi serta struktur sekolah. Sementara itu, untuk hari kedua, dilanjutkan dengan persentasi penjurusan IPA & IPS, presentasi kurikulum, presentasi mengenai kesehatan, kebersihan dan kerapian, juga organisasi sekolah dan esktrakurikuler.

“Dengan adanya kegiatan MPLSA ini, siswa-siswi baru dapat mengenal kondisi sekolah dan menjalin komunikasi yang baik dengan siswa-siswi kelas 11 dan 12, serta dengan warga sekolah lainnya,” ungkapnya, Selasa (17/7/2018).

Ditambahkannya,Untuk hari ketiga, dilanjutkan dengan presentasi public speaking dan communication skill, Latihan Baris Berbaris (LTBB), sosialisasi mengenai perpustakaan sekolah serta sesi motivasi. Dan hari ke empat diisi dengan presentasi mengenai manner dan attitude, latihan dan simulasi pengibaran bendera, untuk kegiatan di hari kelima akan diisi dengan materi motivasi belajar dan time management, time capsule. Dan hari terakhir akan diisi dengan kegiatan fisik dimulai dengan senam pagi, house meeting, dan outbound,”jelasnya

“Dengan diadakannya kegiatan MPLSA, menjadi tolok ukur bagi peserta didik baru dalam mengikuti KBM di sekolah  dan sekaligus sebagai ajang penyesuaian diri bagi peserta didik baru untuk mengetahui dan menjadi gambaran mengenai sistem, situasi, kondisi dan kegiatan belajar. Minimal,” pungkasnya (hasan basri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.