Kejelian Satgas TMMD Kodim 0402/OKI Menciptakan Semangat Sportifitas Sekaligus Wahana Hiburan Rakyat

Dikemas Dalam Gelar Lomba Renang Sungai Ceper

0 56

KAYUAGUNG, penasumatera.co.id Kejelian Satgas TMMD Ke-101 Kodim 0402/OKI melirik potensi Sungai Ceper Kecamatan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) untuk dijadikan sarana pembinaan sekaligus memacu semangat sportifitas bagi warga setempat dengan mengadakan lomba renang yang dipusatkan di Dusun II Desa Sungai Ceper  Sabtu (14/4/2018).

Ajang yang diselenggarakan mulai Pukul 13.30 WIB hingga Pukul 15.00 WIB menuai berbagai pujian. Berbagai kalangan dari warga setempat menganggap, meskipun diselenggarakan dengan begitu sederhana, namun gelar lomba ini mampu memberikan warna tersendiri. Apalagi, lomba renang ini pun, sebelumnya telah dipersiapkan dalam kepanitiaan profesional, layaknya ajang lomba kelas dunia.

Kejelian Satgas TMMD Kodim 0402/OKI Menciptakan Semangat Sportifitas Sekaligus Wahana Hiburan Rakyat

Bisa dibayangkan, dari semula warga setempat menganggap sungai Ceper sudah merupakan bagian hidup mereka, termasuk di sungai yang sama inilah juga, warga melakukan berbagai aktifitas, semuanya terlihat keberadaan sungai dengan kesehariannya hanyalah aliran air biasa saja.

Namun, sesaat peluit penanda ajang pertarungan “balap air” telah dibunyikan, seketika ruas sungai telah berubah menjadi kemeriahan dengan semangat lomba berpacu mencapai yang tercepat. Gemuruh suitan, dengan yel-yel dari pendukung saling susul, seiring peserta lomba berupaya tampil memberikan terbaik tanpa mengecewakan supporter, sedari siang, rela berdiri disepanjang sungai ini, yang juga merupakan batasan alam wilayah Kabupaten OKI Provinsi Sumatera Selatan dengan Kabupaten Mesuji Lampung.

Antusiasme warga terpancar dengan beraneka ragam tingkah, keceriaan, sorak-sorai dalam mendukung jagoannya, dan banyak rupa lagi, gurat bahagia wajah warga yang tinggal dipelosok ini, seolah menggambarkan letak georafis desanya yang jauh dari hiburan, seketika lalu seolah terbayar dengan menyaksikan langsung gelar lomba ini.

Tidak berlebihan, kalau ajang yang dikemas apik dan sistematis ini berakhir dengan pujian dari masyarakat sekitar. Warga tanpa sekat berbaur dengan tentara yang memang lahir dari rakyat untuk rakyat ini tanpa sungkan bercengkrama meskipun disekitarnya nuansa kompetisi cukup terasa.

Gagasan mengadakan hiburan lomba renang ini, meski dengan cara sederhana tetapi dinilai meriah dan tentunya membekas dihati masyarakat. Terlebih bagi generasi penerus yang berdiam di wilayah ujung ini, dengan jarak tempuh lebih kurang 6 Jam perjalanan darat dari Ibukota Kabupaten OKI Kota Kayuagung, satgas TMMD telah memberikan contoh bahwa dengan keterbatasan bukan berarti harus bersedih pasrah dengan keadaan, keterbatasan bukan alasan yang terus diratapi, dengan bangkit melalui kompetisi yang sehat, melewati persaingan yang tidak mudah, impian akan terwujud dengan menjadi pemenang sejati.

Dandim 0402/OKI Letkol Seprianizar S.Sos didampingi Danramil 402-10 Kayuagung, Kapten RM Hatta, mengatakan lomba renang yang digagas satgas TMMD diharapkan mampu menciptakan pola pikir untuk mencapai kemenangan tidak dengan cara instant, menempuh dengan memilih ingin mudah namun salah jalan. Semua harus melalu prosesnya dengan terlebih dahulu diuji kemampuan melewati berbagai kompetisi ketat untuk tampil menjadi seorang juara.

“Disamping menekankan makna kompetisi, lomba renang ini sekaligus memberikan hiburan ditengah masyarakat sekitar. Seru juga, melihat mereka adu cepat di sungai, ini terlihat dari begitu antusias sekali peserta berenang hingga finish. Bahkan beberapa peserta berenang sepertinya sedikit kerepotan, padahal kan, keseharian mereka di sungai ini juga” tuturnya.

Dilanjutkannya, meskipun kelihatan hanya lomba biasa, satgas TMMD menyiapkan juga beberapa hadiah bagi perenang tercepat,

“Dipersiapkan 11 hadiah bagi perenang yang tercepat mencapai finish terlebih dulu. Lomba ini juga semakin meriah oleh sorak-sorai suporter perenang masing-masing, ya, boleh dibilang, nyaris tidak kalah dengan suasana Kejuaraan renang dunia,” selorohnya tersenyum.

Sementara itu, Ketua Panitia lomba renang Kapten Inf Simanjuntak merincikan secara teknis, kategori peserta dibagi 2 kelompok, lalu untuk gaya renang dalam lomba ini tidak ditentukan panitia. Peserta lomba yang tercepat mencapai finish terlebih dulu merupakan pemenangnya,

“Kategori peserta dibagi 2 yakni Putra dan Putri, gaya renang diperkenankan dengan gaya apa saja, yang tercepat sampai finish, itulah pemenangnya, sedangkan untuk jarak yang diperlombakan yakni 40 meter Putra dan 25 meter jarak Putri,” rincinya.

Masih menurutnya, gelar lomba ini, terdapat juga berbagai hal menarik, diantaranya sesama peserta renang yang menarik kaki perenang lainnya untuk mendahului atau sesama perenang yang tidak sengaja saling betabrakan,

“Banyak hal didapat dari lomba ini, yang pasti Satgas TMMD ingin membangkitkan semangat juang melalui kompetisi kepada generasi penerus. Meskipun mereka sudah terbiasa di sungai ini, namun belum tentu dapat melalui kompetisi ini dengan syarat-syarat tertentu menyertainya, jika tidak memiliki semangat kompetisi jangan berharap bisa menjadi pemenang,” jelasnya.

Lanjutnya, peserta lomba yang diikuti 25 Orang Putra dan 15 orang peserta berhasil menjadi pemenangnya hanya 11 orang. Untuk pemenang putra disabet atas nama Novran sebagai juara Pertama, disusul Jinjong dan Brahim sebagai juara Kedua dan Ketiga, sedangkan untuk juara Harapan satu diraih Helmi, disusul Hardi dan Muslim sebagai juara Harapan Kedua dan Ketiga,

“Juara Pertama putri diraih atas nama Ibu Met, kemudian Ibu Reti dan Ibu Jas untuk juara putri kedua dan ketiga. Sementara juara harapan pertama dan kedua disabet atas nama Ibu Eva dan Ibu Narita,” pungkasnya (Rachmat Sutjipto)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.