Khairudin : Bila Ada SOP Kita Siap Tampung Cabai Petani

Harga Cabai di Bengkulu Utara Belum Stabil

0 25

BENGKULU UTARA, Penasumatera.co.id – Harga cabai yang meroket hampir 1 bulan lamanya di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara, semakin membuat para pembeli (konsumen) resah, di tambah lagi dengan naiknya harga cabai rawit.

Belum stabil, untuk harga cabai merah keriting Rp 85 per Kg sama halnya dengan harga cabai rawit Rp 85 per Kg, sementara solusi yang di berikan Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu Utara terbilang baru di ketahui,” ujar Anisa IRT warga Arga Makmur.

Terpisah Khairudin Kepala Gudang Badan Urusan Logistik Divisi Regional (Divre) Desa Taba Tembilang Kota Arga Makmur Kabupaten  Bengkulu Utara, menanggapi hal tersebut mengatakan pihaknya siap membeli cabai dari para petani di wilayah Bengkulu Utara dan Kabupaten Lainnya.

“Selama itu merupakan penugasan untuk Bulog, kami siap saja untuk melaksanakan. Namun pihaknya belum mengetahui bagaimana Standar Operasional Prosedur (SOP) dan sebaliknya kalau kita asal-asalan berbuat tanpa SOP bisa saja kami dijerat hukum,” Ujar Kharudin, Sabtu (20/07).

Disinggung mengenai lahan pertanian cabai di Bengkulu, khairudin mengatakan, sepengetahuan dirinya ada, meliputi di Kabupaten Rejang Lebong, Lebong, Kepahiang, tapi kemungkinan tidak seluas daerah lain.

Kemudian disampaikannya lagi bahwa cabai ini sangat rentan dan membutuhkan perlakuan
khusus.

“Yang jelas pihak kami Bulog Kota Arga Makmur, akan bergerak untuk menyiapkan sarana-prasarana
pendukung, jika Standar Operasional Prosedur (SOP)
terkait penyerapan cabai tersebut telah turun,” Tutup Kepala Gudang Bulog.(Yapp) 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Penasumatera