Laksanakan Edaran Kemendagri, Disdukcapil BU Lakukan Perekaman KTP-el Napi Arga Makmur:

0 108

BENGKULU UTARA, Penasumatera.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bengkulu Utara, Kamis (21/3) lalu, melakukan perekaman dan pencetkan KTP-el kepada warga binaan (Napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kota
Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara.

Juhirjo, SH, MM Kepala Dinas Dukcapil BU didampingi Tri Utami Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk mengatakan perekaman yang kita lakukan ini, tentunya menyambut Pemilihan Umum (Pemilu) bulan April 2019 yang akan datang, selain KTP-el kami juga
menyerahkan Akta Kelahiran dan Kartu Indentitas Anak (KIA), untuk KIA sendiri ada 4 kartu yang telah kita serahkan.

“Perekaman dan pencetakan KTP-el ini sesuai surat edaran dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia, pada 18 Maret 2019 lalu dan bekerjasama dengan Kemenkumham, kemudian Kemenkumham meminta Kemendagri dalam hal ini Dirjen Dukcapil, untuk melakukan jemput bola melaksanakan perekaman di seluruh Lapas atau Rutan di Indonesia.”Ujar Juhirjo, Jum’at (22/3),

Juhirjo, SH, MM Kepala Dinas Dukcapil BU

Juhirjo menerangkan, Untuk Bengkulu Utara perekaman dan pencetakan KTP-el Narapidana Lapas II B Kota Arga Makmur BU,  sudah 3 kali kita melakukan perekaman disana (Lapas) mulai dari tahun 2018 lalu, awal 2019 dan Maret 2019. Jadi untuk warga BU sudah betul-betul kita rekam dan clear semua.

Namun, lanjut Juhirjo, untuk Narapidana yang tidak berasal dari luar Kabupaten BU, itu yang melakukan perekaman Kabupatennya sendiri, mulai dari Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) dan Kabupaten Mukomuko. Hanya itu saja, selain dari Kabupaten itu saya tak terlalu tahu.
Tambahnya.

Ditambahkannya, Untuk kendala sama sekali tidak ada karna warga BU datanya sudah ada. Yang tidak punya data itu mungkin ada Napi yang berasal dari luar Provinsi Bengkulu, mungkin ada yang berasal dari Medan, Lampung dan Jawa Timur yang menjadi penghuni Lapas kelas II B Arga Makmur, mungkin tak ada datanya dan kemungkinan mereka bisa saja tidak bisa untuk nyoblos.

“Yang jelas penuntasan perekaman  dan pencetakan di BU tak perlu memakan waktu lama tuntas selama 1 hari saja, menginggat terakhir hanya 6 orang yang belum melakukan perekaman dan pencetakan KTP-el, pada hari itu kita tuntaskan. Jadi tidak ada lagi warga BU yang tidak di rekam, untuk jaringan juga tidak ada masalah jaringan lancar.” Tutup Juhirjo. (Yapp)

Baca Juga
Penasumatera