Lapas Kayuagung Razia Warga Binaan

Razia Serentak Seluruh Indonesia

0 165

KAYUAGUNG, Penasumatera.co.idRazia di Lapas Klas III Kayuagung dilakukan sebagai upaya untuk menertibkan penghuni lapas atau warga binaan yang memiliki atau menyimpan barang yang dilarang oleh peraturan lapas.

Dengan lemahnya pengawasan petugas lapas, bukan tidak mungkin penyelundupan barang terlarang ini berpotensi membahayakan sesama warga binaan juga dikhawatirkan terdapat peredaran narkoba yang dikendalikan di dalam lapas.

Razia lapas ini juga dilakukan serentak di seluruh Indonesia dalam menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-54  pada 27 April 2018 mendatang.

Lapas Kayuagung Razia Warga Binaan
Lapas Kayuagung Razia Warga Binaan

Kalapas Kayuagung Hamdi Hasibuan ST SH M.Hum didampingi Kasubsi Pembinaan Dedi Mardjana, A.Md.IP, SH mengatakan, gelar razia dengan kekuatan 60 petugas menyisiri setiap blok,

“Seluruh petugas lapas diturunkan menyusuri 5 blok yang terdiri dari 18 kamar. Dari hasil razia ditemukan sejumlah korek api, tali pinggang, serta obat tertentu yang diduga dapat dijadikan campuran dalam minuman yang memabukkan. Barang bukti yang ditemukan hari ini memang relatif sedikit, menunjukkan kesadaran warga binaan untuk mematuhi peraturan mengalami peningkatan yang signifikan” terangnya.

Lanjutnya, selain melakukan razia hari ini, lapas Kayuagung juga rutin melaksanakan kegiatan serupa demi ketertiban dan melatih kedisplinan warga binaan,

“Lapas Kayuagung memiliki 642 orang warga binaan yang terdiri dari 167 orang tahanan, napi 475 orang, diantaranya terdapat wanita 8 orang,” jelasnya.

Ditambahkannya, meskipun kapasitas penghuni lapas boleh dikatakan sudah melebihi dari standar penghuni yakni 350 orang, namun dengan kerja keras petugas, ketertiban dapat ditegakkan,

“Patroli atau kontrol dilakukan dalam 3 Shift serta dilakukan setiap 2 jam sekali. Kita bersyukur, kesehatan warga binaan selama ini dalam kondisi baik, meskipun ada beberapa yang mengalami sakit ringan karena perubahan cuaca. Klinik disiapkan 24 jam bagi warga binaan” pungkasnya (Rachmat Sutjipto)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.