Mahasiswa Palcomtech Harus Paham Akan Penerapan Komputerisasi

0 23

PALEMBANG, Penasumatera.co.id – Proses pembelajaran merupakan kegiatan yang paling vital dalam pelaksanaan pendidikan. Hal ini membuat pembelajaran harus dilaksanakan dengan baik agar mampu mencapai tujuan yang telah ditentukan. Proses pembelajaran juga sangat mempengaruhi keberhasilan pendidikan, maka pembelajaran harus diupayakan agar dapat berjalan dengan baik.

Pembelajaran telah mengalami banyak perubahan seiring dengan kemajuan zaman, Perkembangan serta kecanggihan teknologi turut berpengaruh terhadap pembelajaran pendidikan, terutama di bidang yang melibatkan ilmu teknologi berbasis komputer. Semakin banyak instansi serta perguruan tinggi yang mengedepankan komputer, artinya kian banyak juga mahasiswa yang terpikat akan ilmu modernisasi ini.

D Tri Octafian M.Kom, selaku Pembantu Ketua I Palcomtech mengatakan, Palcomtech merupakan salah satu perguruan tinggi yang fokus terhadap pengembangan teknologi. Memiliki jurusan Desain Komunikasi Visual di jenjang D3, oleh sebab itu mahasiswa harus paham akan penerapan komputerisasi, baik di bidang multimedia, desain maupun jaringan,”ujarnya, Kamis (25/10)

Dikatakannya, Desain Komunikasi Visual (DKV) sendiri merupakan ilmu yang mempelajari konsep komunikasi dengan penambahan unsur kreatif. Tidak hanya belajar bagaimana tekniknya, DKV pun sangat berkaitan erat dengan pemanfaatan media serta memanfaatkan elemen-elemen visual untuk menyampaikan pesan tujuan tertentu.

“Palcomtech merupakan kampus yang lebih memfokuskan implementasi modern. Sebab di era sekarang teknologi sesuai dengan pengembangan akademisi. Ada manfaatnya dalam penyampaian pesan jika dijelaskan dengan ilmu visual. Sebagai contoh, beberapa waktu lalu ada mahasiswa yang menceritakan bagaimana sejarah Masjid Agung. Dan dia secara detail memaparkan animasinya, jadi kita sebagai penonton ikut terbawa langsung dalam suasana aslinya.”jelas dia.

Sementara selain pesan yang disampaikan lebih bermakna, manfaat ilmu visual tersendiri yakni dapat mendukung kinerja mahasiswa dalam bidang pembuatan film, editing video, serta menciptakan karya dengan hasil animasi ataupun gambar bergerak yang dapat ditumpahkan dengan cerita dalam sebuah komik digital.

“Setiap mahasiwa akhir yang akan menyelasaikan studinya harus membuat atau menciptakan karya dari ilmu yang mereka dapatkan selama belajar. Penelitian akhir tersebut bisa saja seperti pembuatan kartun, desain komik, ataupun hasil untuk periklanan, advertising. Dengan karya yang mereka buat ini setidaknya ilmu yang telah mereka dapat di kampus ini sudah terserap oleh mereka, “pungkasnya (Hasan Basri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.