Masih Menjalani Hukuman Napi Lapas Kelas IIA Lahat Bisa Keluar Lapas, Langsung menganiaya dan Memperkosa Mantan Istri

0 37

LAHAT, penasumatera.co.id – Herwansyah, seorang narapidana lapas Klas II A Lahat dapat keluar dari tahanan meski masih menjalani hukuman, parahnya napi ini langsung menemui HE yang merupakan mantan istrinya.

Herwansyah kemudian menganiaya dan memperkosa HE yang tinggal di kontrakan di wilayah Kelurahan Bandar Agung, Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. Baru baru ini diketahui, Herwansyah memang dizinkan keluar lapas oleh salah satu petugas piket Pengamanan Lapas.

Sekitar pukul 22.00 wib, Herwansyah yang berhasil ‘libur’ dari lapas kelas IIA Lahat mendatangi HE, setelah bertemu HE, Herwansyah langsung memukul tubuh serta Kepala korban, perut korbanpun tak luput dari tendangan Herwansyah. Walau sudah menjerit meminta pertolongan warga, Herwansyah tetap memperkosa korban.

Para tetangga yang mendengar jeritan HE akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polres Lahat, Sabtu (7/9/19). Korban sempat pingsan dan muntah muntah akibat dianiaya Herwansyah. Petugas Polres Lahat akhirnya berhasil menangkap Herwansyah pada minggu dini hari.

Sementara itu, Firzon,S.Ag Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Lahat mengatakan bahwa benar petugas yang piket pada waktu malam tersebut mengizinkan napi tersebut pulang kerumah.

“Sesuai dengan informasi masalah kejadian itu benar, Minggu pagi pukul pukul 2 dini hari. Ini sudah menyalahi dan keluar dari prosedur. Yang dilakukan oleh petugas piket malam itu,” kata Firzon.

Oknum yang piket pada malam (DA) itu sudah di nonaktifkan dan sekarang masih menunggu keputusan dari kantor wilayah. DA, Petugas piket tersebut mengatakan bahwa ia kasihan, karena Napi mengaku bahwa istrinya sedang sakit dan dengan alasan kemanusiaan, petugas memperbolehkan Herwansyah pulang.

Herwansyah merupakan Napi yang menjalani hukuman selama 2,5 tahun akibat terjerat kasus narkoba. (D0d)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Penasumatera