Mengaku ‘Dibegal’ Ternyata Laporan Palsu

0 38

PALEMBANG, Penasumatera.co.id – Setelah menjalani beberapa kali pemeriksaan secara estafet, akhirnya Rachmad Yunizar (21) ditetapkan penyidik reskrim sebagai tersangka karena membuat laporan palsu, Selasa (2/7/2019).

Tersangka yang sebelumnya mengaku telah ‘dibegal’ di Jalan Gubernur HA Bastari Taman Pelangi Jakabaring pada Selasa (7/5) pukul 23.30 WIB, hingga harus kehilangan sepeda motor jenis Honda Beat nopol BG 2307 ACJ, setelah dilakukan pemeriksaan dan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), terungkap ‘kebohongan’ tersangka di hadapan anggota Reskrim Unit Tekab 134 Polresta Palembang. Tak buang waktu, warga Jalan Lubuk Bakung No 41 RT 06 RW 09 Kelurahan Siring Agung Kecamatan Ilir Barat I dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, terkait laporan palsu.

“Jadi begini, ketika tersangka membuat laporan sudah dibagal, anggota kita langsung ke lokasi. Dengan cek TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi dilapangan, serta bukti yang dikumpulkan, terungkap disana banyak kejanggalan. Ditambah lagi, keterangan tersangka yang berubah-ubah, membuat kecurigaan anggota untuk mendalami kasus tersebut,” jelas Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIk SH MH saat press release.

Banyaknya modus ‘dibegal’ tidak menutup kemungkinan agar terlepas dari beban pembayaran angsuran finance.

“Dengan modus serupa, mereka berharap mendapat keuntungan pribadi dan terlepas dari finance. Hanya saja, ini sudah membuat resah masyarakat. Jika masyarakat tahu di jalan tersebut, mengesankan Palembang tidak aman, banyak begal dan lainnya. Oleh karena ketelitian petugas, akhirnya terungkaplah rekayasa ini. Dan sebelumnya, juga kita sudah pernah ungkap kasus yang sama, tidak menutup kemungkinan ada laporan serupa,” tambahnya.

Tersangka setelah diinterogasi penyidik, mengaku telah menjual sepeda motornya kepada Romi (45) warga Jalan KI Gede Ing Suro Kecamatan Ilir Barat II seharga Rp 1,5 Juta.

“Dari tersangka, dijuallah ke tersangka Romi seharga Rp 1,5 juta. Lalu, kita jemput Romi. Setelah diinterogasi, tersangka Romi mengaku telah menjual motor itu ke Herman warga 9 Ilir,” tandasnya. (silfy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Penasumatera