Paket Bertuan dan Stor Fee, ASN Bengkulu Utara Pinta APH Deteksi Kejanggalan Lelang

0 147

Mahyudin ASN BPBD Bengkulu Utara

Bengkulu Utara, Penasumatera.co.id – Adanya dugaan, lelang pekerjaan proyek (paket) di Pemerintahan Daerah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara, “telah diatur pemenangnya”. Diantaranya 9 paket di Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Utara Tahun 2022, paket tersebut, sebelum ditayangkan oleh Kelompok Kerja (Pokja) di ULP sudah memiliki tuan.

Ironisnya, dugaan perbuatan korupsi yang sudah berjalan cukup lama tersebut mengarah ke oknum pejabat di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bengkulu Utara (BU), telah melakukan pengaturan terhadap rekanan pemenang, ujar Mahyudin ASN BPBD BU, Sabtu (21/05/2022)

“Demi jabatan takut hilang dan sudah bukan rahasia umum lagi, bahkan adanya indikasi dugaan setoran fee 1 % hingga 1,5% dari seluruh paket lelang yang di ambil dari rekanan pemenang. Sebaliknya juga disinikan jelas Pokja ULP sudah ada gaji besar, lalu biaya dari seluruh paket yang dilelang juga tersedia dari seluruh paket yang ada Pokja lelang dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah”.

Terpisah mengutip pembicaraan bersama Pokja ULP, Mahyudin mengatakan dari Pokja ULP menyampaikan hanya melelang dan keputusan pemenang acc dari kepala OPD yang punya hajat lelang. Lalu apa peran tugas dari Pokja ULP kalau keputusan acc dari Kepala OPD, jelas Mahyudin yang mengetahui betul yang sebelumnya turut berjuang mengambil dana Hiba pusat sebesar 9 Miliar lebih.

“Untuk itu, kita berharap betul Aparat Penegak Hukum (APH) profesional dan membentuk tim khusus untuk memulai melakukan sidak penelusuran atas sejumlah kejanggalan dalam lelang tersebut, bukan hanya menunggu ada yang melaporkan temuan. Kita sama-sama fahamlah, dugaan pidana korupsi dalam bentuk suap dan gratifikasi sering terjadi dalam lelang paket pekerjaan proyek tersebut, jadi aparat harus bisa sesegera mungkin melakukan deteksi dini untuk pencegahan hingga tindakan hukum”, tutupnya. (yapp)

“Catatan lelang yang diduga sudah bertuan, lelang Paket BPBD Bengkulu Utara”

– Paket Jembatan Beton Desa Retes, dana sebesar 2,8 Miliar, dari 12 perusahaan yang mengikuti pemenangnya nomor terakhir Cv. Pulau Harapan Makmur. Lalu perusahaan 1 sampai 11 apa benar salah semua hasil koreksi evaluasi Pokja.

– Paket Jembatan Tebing Kaning, Dana sebesar 1,2 Miliar, dari 13 perusahaan yang mengikuti pemenangnya nomor terakhir Cv. Surya Darma Laksana, lalu perusahaan 1 sampai 12 apa benar hasil evaluasi Pokja semuanya salah.

– Paket Jembatan Aur Gading II, Dana sebesar 1 Miliar, dari 9 perusahaan yang mengikuti pemenangnya nomor 9 Cv. Menara Baja Project, lalu perusahaan dari 1 sampai 8 apa benar salah semua hasil evaluasi Pokja.

Baca Juga
Penasumatera