Pelajar SMAN 3 Lahat Unjuk Rasa Tuntut Kepala Sekolah Mundur dari Jabatannya

0 65

LAHAT, Penasumatera.co.id – Memasuki awal tahun ajaran baru Ratusan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Lahat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kepala SMAN 3 Lahat, Senin (16/7/2018) sekitar pukul 07.30 wib. Tuntutan siswa meminta Kepala sekolah Misriana S Pd MM mundur dari jabatannya sebagai kepala sekolah.

Koordinator aksi, Desi Riski menegaskan agar Kepala SMAN 3 Lahat agar segera di copot dan diganti dengan Kepala yang baru. Dimana, para siswa menganggap Kepala SMAN 3 Lahat sudah banyak menyalahi aturan yang menyebabkan SMAN 3 Lahat menjadi bobrok.

“Kami minta lengserkan Kepala Sekolah, dan dapat diganti dengan Kepala sekolah yang baru. Apalagi sekarang ini kondisi SMAN 3 Lahat yang ibu pimpin sangat memprihatinkan,” tukas Desi dalam aksinya.

Ditegaskan oleh Desi, ada beberapa hal yang menyebabkan seluruh siswa SMAN 3 Lahat minta Kepala Sekolahnya dicopot dari jabatannya. Diantaranya, terkait banyaknya guru honorer di SMAN 3 Lahat yang diberhentikan tanpa sebab, lalu dana iuran Komite Sekolah sebesar Seratus Ribu Rupiah perbulan yang tidak jelas sehingga menyebabkan siswa mempertanyakan hal tersebut, kemudian minimnya siswa baru tahun ajaran 2018 yang masuk ke SMAN 3 Lahat, dan kondisi sarana dan prasarana di SMAN 3 Lahat yang semakin hari semakin memperhatinkan.

“Pokoknya Kepala SMAN 3 Lahat, ibu Misriana S Pd MM harus diganti dan kami berharap pemerintah dapat mendengarkan aspirasi kami ini, apalagi sejak ibu Misriana menjabat sebagai Kepala SMAN 3 Lahat sama sekali sekolah kami ini dobrok dan jauh dari apa yang kami harapkan,”bebernya.

Setelah melakukan aksi di depan kantor SMAN 3 Lahat, ratusan siswa kemudian melanjutkan aksi di depan Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Lahat. Dimana aksi tersebut langsung diterima dan ditanggapi oleh Wakil Bupati Lahat, Marwan Mansyur SH MM didampinggi Sekda Lahat, H Samsul Kusirin dan Asisten I, H Ramsi SIP.

“Terima kasih kepada adik-adik SMAN 3 Lahat yang sudah melakukan aksinya di Pemda Lahat. Dimana Pemda Lahat sudah mendengar tuntutan dari adik-adik semua. Karena untuk SMA/SMK ini merupakan wawenang dari Provinsi. Dimana Pemda Lahat sebagai penyambung apa yang diminta oleh siswa SMAN 3 Lahat,”kata Marwan dihadapan siswa.

Tak hanya itu saja, Marwan menambahkan dan berjanji akan menindak lanjuti hal tersebut ke Provinsi Sumsel. “Akan kita lanjuti ke Provinsi Sumsel. Oleh karena itulah, saya minta kepada adik-adik SMAN 3 Lahat kembali lagi ke sekolah dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar,”harap Marwan lagi.

Terpisah, Kepala SMAN 3 Lahat, Misriana S Pd MM saat dikonfirmasi membantah tudingan tersebut dirirnya mengatakan bahwa tuntutan mereka tidak beralasan.”Yang siswa pertanyakan itu kan sudah jelas semua, seperti Uang Komite Sekolah yang diperuntukan untuk membeli penambahan beberapa unit komputer “jelasnya. (D0d)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.