Pempek Honey Siap Ekspor

0 45

PALEMBANG, Penasumatera.co.id – Pempek Honey, outlet kuliner khas Palembang, yang menyediakan pempek makanan khas Palembang hingga saat ini tetap konsisten menjaga mutu dan kualitas produknya dengan tanpa menggunakan campuran Mono Sodium Glutamat/MSG pada pempek maupun menu turunan lainnya.

Dalam waktu dekat, gerai yang beralamat di Jalan Beringin Raya Blok FF 34 Perumahan TOP Amin Mulia Palembang saat ini telah mengantongi sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan siap ekspor.

Owner Pempek Honey, Ais Helis Soleha mengatakan, selain bisa dinikmati wong Palembang maupun kota lain di Indonesia, Pempek Honey juga siap dipasarkan di luar negeri.

“Saat ini kita sedang mempersiapkan syarat-syarat agar Pempek Honey bisa siap ekspor. Kalau untuk sekarang ini, Pempek Honey sudah memiliki sertifikasi Halal MUI, Sertifikat SKP/NGP yaitu pabrik kelayakan pengolahan, dan SNI,”jelas Ais sapaan akrabnya.

Diakui Ais, keinginan untuk memasarkan produk Pempek Honey hingga ke luar negeri selain imbauan pemerintah untuk menduniakan Pempek, juga karena banyaknya customer dari luar Indonesia yang ingin memesan Pempek Honey. “Sudah banyak permintaan, tapi memang prosesnya tidak mudah, karena untuk ekspor sendiri tanggungjawabnya besar apalagi dari segi kualitas rasa,”jelasnya.

Untuk tahap awal, pasar ekspor yang akan dituju ke negara-negara Asia. “Kita cari negara-negara yang selidah dulu mungkin di Asia terlebih dahulu,”katanya.

Sementara varian pempek di Pempek Honey sendiri terbilang cukup lengkap mulai dari pempek telur kecil, lenjer kecil, adaan, kulit krispi, pempek keriting dan pempek lenjer hitam yang juga jadi favorit. Bahkan Pempek Honey juga melakukan inovasi pada pempek maupun produk turunanya dengan menghadirkan pempek Klepon dan Tekwan Seduh yang disajikan dalam kemasan Cup.

“Seperti kata pengamat kuliner tradisional Bapak Sugito, inovasi makanan itu boleh saja dilakukan asal tidak merubah DNA dari makanan tersebut sehingga konsumen dapat menerimanya sebagai hasil evolusi bukan revolusi makanan tradisional,”urainya.

Hadirnya inovasi Pempek Klepon dan Tekwan Seduh ini juga mendukung program pemerintah anak-anak gemar makan ikan. “Untuk Pempek Klepon memang sasarannya anak-anak supaya tidak ribet menggunakan wadah cuka, jadi didalam Pempek sudah ada isi cukanya, sedangkan Tekwan Seduh ini memang sasarannya ekspor, jadi lebih efisien, higienis dan ekonomis,”tandasnya. (Ofie)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Penasumatera