Berita Online Sumatera

Perbaikan Jembatan Musi II dan Jembatan Ampera Perparah Kemacatan Lalulintas di Palembang

Kasat Lantas Polresta : “Harus Ada Terobosan-terobosan Menjelang Asian Games”

0 239

 

PALEMBANG, Penasumatera.co.id –

Perbaikan dua jembatan penyeberangan utama dari kawasan Seberang Ilir ke Seberang Ulu, yakni dengan dilaksanakannya Perbaikan Jembatan Musi II dan Revitalisasi Jembatan Ampera, belakangan ini kian memperparah kemacetan arus lalulintas, terutama di jalan-jalan protokol dalam Kota Palembang.

Kondisi tersebut diakui oleh Kepala Bidang Pengawasan, Pengendalian, dan Operasional Dinas Perhubungan Kota Palembang, Marta Edison. Menurutnya, perbaikan di dua jembatan tersebut dalam beberapa hari belakangan ini memang sangat berpengaruh pada kian parahnya kemacetan lalulintas di Kota Palembang.

Dijelaskan, Jembatan Musi II sengaja ditutup total oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V selama 10 hari untuk perbaikan platdeck yang mengalami korosi.

“Pengerjaan ini sudah berjalan empat hari, sehingga masyarakat masih harus bersabar hingga enam hari ke depan,” ujarnya.

Begitu pula Jembatan Ampera yang dalam proses revitalisasi, meski tidak ditutup total namun pengerjaan pedestrian di atas Jembatan Ampera ini harus menutup trotoar jembatan dengan seng, hingga sedikit mempersempit jalan yang mengakibatkan arus lalulintas di atas jembatan agak tersendat, bahkan macet.

“Kerusakan jalan juga berpengaruh. Sepanjang jalan protokol itu kan jalannya ada yang dikikis untuk diperbaiki,” kata Marta.

Menurutnya, dengan adanya perbaikan ini, membuat pengendara harus melambatkan kecepatan kendaraannya, sehingga buntutnya antrian kendaraan menjadi panjang. Hal ini juga diperparah dengan jumlah kendaraan di Kota Palembang yang terus mengalami peningkatan.

Dengan adanya perbaikan ini, Marta meminta masyarakat untuk bersabar. Setelah dilaksanakan perbaikan ini, jalan-jalan di Kota Palembang akan menjadi mulus, sehingga tidak menimbulkan lagi kemacetan.

“‎Masyarakat diimbau sabarlah ya, sebentar lagi mulus,” ujarnya.

Hal senadapun diungkapkan Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Andi Baso Rahman. Menurutnya, perbaikan Jembatan Musi II dan Jembatan Ampera sangat mempengaruhi kemacetan yang terjadi di Kota Palembang dalam beberapa hari terakhir.

Selain itu, dengan terus bertambahnya jumlah transportasi online di Kota Palembang, juga semakin memperparah terjadinya kemacetan.

Untuk itu, setelah perbaikan kedua jembatan ini selesai, Sat Lantas Polresta Palembang bersama Forum Lalulintas ia akan mengkaji lalulintas di Kota Palembang menjelang Asian Games. Terkhusus bagi kendaraan yang masuk ke jalur utama dari dan menuju ke Ampera.

“Moda transportasi umum kita ini belum diminati oleh masyarakat, mereka lebih memilih menggunakan transportasi pribadi,” jelasnya.

Menjelang Asian Games, akan ditawarkan beberapa solusi. Diantaranya menerapkan 3 in 1 bagi mobil-mobil yang melintas di kawasan Simpang Charitas, Jalan Sudirman, Fly Over Jakabaring, hingga Jalan Gubernur HA Bastari.

“Tapi ini juga nantinya ada kelemahan, yaitu timbulnya Joki-joki. Untuk itu kita tengah melakukan koordinasi,” katanya.

Selain itu tambah Kompol Andi, pihaknya juga akan menawarkan, sistem nomor polisi ganjil genap bagi kendaraan yang akan melintas dari dan menuju Jembatan Ampera. Sistem ini bisa diberlakukan setiap hari kecuali Sabtu dan Minggu.

“Jakarta sudah menerapkan ini kan, Masyarakat Palembang harus dipecut untuk menjalankan program ini,” ungkapnya.

Selain dua solusi tersebut, terobosan lain yang akan dilakukan Kompol Andi adalah penambahan jumlah traffic light di beberapa persimpangan, agar dapat menahan laju kendaraan yang melintas.

” Harus ada trobosan-trobosan menjelang Asian Games. Jangan sampai saat Asian Games malah macet,” pungkas Kompol Andi Baso Rahman. (agustin selfy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.