Pertanyakan Laporan, Himapela Datangi Kejaksaan Lahat

0 60

LAHAT, Penasumatera.co.id – Dugaan KKN pengangkatan Direktur PDAM Lahat, Cholil Mansyur, yang kini menjadi sorotan serius oleh Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Lahat (HIMAPELA) nampaknya akan menemui babak baru.

Kajari Lahat berjanji, jika pekan depan akan membeberkan hasil penyelidikan dari laporan Himapela terkait dugaan KKN yang dilakukan Bupati Lahat, Marwan Mansyur, SH, MM.

Pernyataan itu disampaikan langsung Kejari Lahat Jaka Suparna, SH melalui Staf Kasi Intel Ahmad Syarifudin, SH, Rabu ( 7/11) diruang kerjanya, setelah Himapela kembali mendatangi Kajari Lahat guna mempertanyakan perkembangan laporan dugaan KKN yang diserahkan pada tanggal 31 Oktober 2018 kemarin.

Ahmad Syarifudin menegaskan, jika pihaknya hari ini ( besok-red) akan segera gelar ekspos terkait laporan dugaan KKN tersebut. Tentunya dengan gelar ekspos itu maka pihaknya lanjut Amir, dapat menyimpulkan langkah – langkah selanjutnya untuk memulai proses penyidikan.

“Setelah saya berkoordinasi dengan Kejari Lahat, maka dapat saya sampaikan dalam satu minggu kedepan kita akan membeberkan hasil penyelidikan tersebut.” Pungkas Syarifudin.

Sementara Ketua Himapela, Sudar, sangat mengharapkan hasil dari gelar ekspos itu dapat memperjelas upaya selanjutnya yang akan dilakukan pihak Kajari Lahat. Sehingga persoalan dugaan KKN yang dilakukan Bupati Lahat dengan mengangkat kakaknya sendiri yakni Cholil Mansyur dapat menemukan titik terang, apakah indikasi KKN itu benar adanya.

“Adapun peraturan yang dikangkangi Marwan Mansyur adalah Permendagri no 2 tahun 2007 bahwa calon Direksi tidak boleh ada hubungan keluarga dengan kepala daerah, dan PP No 54 Tahun 2017 tentang BUMD, jika Direksi BUMD tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan keuangan negara atau keuangan daerah. Termasuk usia calon Direksi yang tidak boleh melebihi batas ketentuan.” Bebernya. (D0d)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.