Petani Asal Banyuasin Ditipu Hingga Rp400 Juta

Pelaku adalah salah satu orang kepercayaan korban

0 130

PALEMBANG, Penasumatera.co.id –

Sepertinya kesabaran dan prasangka baik Karyadi (41), seorang petani asal Kabupaten Banyuasin ini telah pupus. Sehingga terpaksa mendatangi SPKT Polda Sumsel, Selasa (30/7)  karena telah menjadi korban Penipuan dan Penggelapan yang dilakukan oleh Aditia alias Adit (25) yang tak lain orang kepercayaannya sendiri, sehingga korban menderita kerugian mencapai Rp400 juta.

Dihadapan petugas piket, warga Desa Sugih Waras RT 17 RW 04 Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin menjelaskan, dirinya mengenal pelaku melalui ponsel. Seiring waktu, pelaku meminta korban untuk meminjamkan uang modal untuk bisnis jagung.

“Pinjamannya sudah mencapai Rp 400 jutaan. Memang itu bertahap, ada meminjam uang ada juga meminjam modal berupa jagung untuk dijual kembali. Itu sudah berulang-ulang, saya selalu dijanjikan akan dibayar jika berhasil. Namun, ternyata uang saya dipergunakan untuk kepentingan pribadinya. Dia pergunakan uang saya untuk beli mobil, rumah dan lainnya,” jelas korban, ketika dibincangi wartawan.

Kejadian itu sendiri, berawal pada Rabu (17/10) tahun 2018 pukul 21.00 WIB saat pelaku mendatangi rumah korban, di Desa Sugih Waras RT 17 RW 04 Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin untuk meminjam modal usaha.

“Saya terkejut saat dia pertama kali datang ke rumah. Dia bilang butuh modal usaha jagung, lalu dia memohon untuk meminjam uang. Karena kasian, saya berikan pinjaman sebesar Rp 60 juta. Lalu, dia pinjam uang lagi sebesar Rp 50 juta, saat itu saya baru saja keluar dari rumah sakit Bhayangkara. Selang beberapa waktu, pinjam lagi Rp 15 juta dan berterus hingga total mencapai Rp 400 jutaan. Saya harap bapak polisi bisa segera menangkap pelaku, karena korbannya bukan saya saja, ada yang lain lagi,” ungkapnya.

Sementara Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriyadi membenarkan adanya laporan korban yang telah diterima Kepala Siaga I SPKT Polda Sumsel, Kompol Triyono SSos dengan bukti laporan nomor : LPB/599/VII/2019/SPKT Tanggal 30 Juli 2019.

“Laporannya masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya. (agustin selfy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Penasumatera