PLN Klaim Pemadaman Listrik di Palembang Disebabkan Faktor Cuaca

0 35

PALEMBANG, Penasumatera.co.id –

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengklaim, padamnya listrik di beberapa titik di Kota Palembang, bukan karena pasokan lstrik kurang. Namun, hujan deras yang mengguyur Palembang menjadi pemicu gangguan listrik di beberapa titik Gardu Induk (GI) milik PLN.

Adapun beberapa daerah yang mengalami padam listrik pada hari Sabtu (25/8) lalu antara lain, seputaran Plaju, Daerah Kertapati, sebagian daerah Ilir Timur, dan Boom Baru.

Manajer PLN Area Palembang, Joni mengatakan, gangguan yang terjadi tidak bersifat sistemik, pada beberapa daerah tertentu dan diakibatkan karena gangguan isolasi pada peralatan yang terpasang.

“Gangguan yang terjadi karena berkurangnya kemampuan isolasi dari peralatan yang terpasang. Hal ini bisa diakibatkan setelah kemarau yang terjadi, pada peralatan kita mengalami keretakan pada permukaan, kemudian di saat turun hujan, retak-retak tersebut terisi air sehingga menimbulkan flash over”, jelasnya, Sabtu (26/8).

Ditambahkannya, untuk gangguan yang terjadi di seputaran Kertapati akibat terbakarnya terminasi kabel tegangan menengah 20kV pada kubikel PT Remco dimana gangguan tersebut diketahui pukul 01.50 WIB. Sedangkan untuk daerah Plaju terdapat tiga titik gangguan, yaitu terbakarnya terminasi kabel tanah di gardu distribusi di Jalan Jaya. Gangguan terjadi pada pukul 04.15 WIB.

Lalu flashover pada isolator di gardu distribusi depan Lorong Assegaf, yang terjadi pada pukul 08.30 WIB. Serta isolator gardu di belakang Universitas Muhammadiyah terbakar yang baru ditemukan pada siang ini pukul 12.45 WIB.

“Sedangkan untuk sebagian daerah Ilir Timur terjadi gangguan listrik yang diakibatkan karena gangguan peralatan penangkal petir (Arrester) yang ada di gardu distribusi depan Hotel Classie. Gangguan tersebut selesai diperbaiki pada pukul 00.35 WIB,” bebernya. (rel/ferryz)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.