Polres Muba Ungkap Home Industri Miras Oplosan Desa Terusan

0 381

MUBA, Penasumatera.co.id – Guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman kondusif, kali ini tak tanggung-tanggung, Polres Musi Banyuasin (muba) pada Senin (16/04) sekitar pukul 21.30 Wib berhasil mengungkap kasus home industri minuman keras (miras) oplosan di pinggir jalan lintas Sekayu – Lubuklinggau tepatnya di Dusun III Muara Rawas Desa Terusan kecamatan Sanga Desa Musi banyuasin.

Penggerebekan yang dipimpin langsung Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM ini, berhasil mengamankan 8 (delapan) orang tersangka yakni An (63) warga Desa Air Balui. Rp (20), Hn (24), Tm (22), dan Ra (20) warga Bengkulu. Pm (22) dan Bs (19) warga Palembang serta Ds (23) warga Lampung, yang saat penggerebekan sedang memproduksi miras di sebuah rumah bekas rumah makan.

“Sebelumnya pada hari senin(16/04). Kapolsek Sanga Desa telah menghubungi saya akan adanya penggerebekan home industri miras oplosan di wilayah hukum Polres Muba. Untuk itu saya beserta Kasatreskrim dan jajaran langsung menuju ke TKP, hasilnya didapati 8 orang pelaku sedang melakukan aktivitas pembuatan miras oplosan jenis mansion dan Vodka lengkap dengan peralatan. Dari penggerebekan dan penggeladahan tersebut, didapati 40 ribu botol yang akan siap diisi minuman oplosan dan 5 drum berisikan alkohol murni.” Urai Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM didampingi Kabag OPS Kompol Erwin S Manik, Kasat Reskrim AKP Kiemas dan Kapolsek Sanga Desa Iptu Mukhlis beserta jajaran Polres Muba lainnya saat press release, Rabu (18/04/2018) pagi.

Disamping melakukan penggerebekan dilokasi produksi , lanjut Kapolres, kita juga berhasil menggagalkan 1 (satu) unit mobil truk mitsubisi warna kuning nopol BG 8533 IA, berikut sopirnya Bs (46) yang berisikan 100 dus berisi minuman jenis wisky  mension house dengan jumlah 4.800 (empat ribu delapan ratus) botol miras yang akan dikirim yang berasal dari rumah produksi minuman oplosan yang kita gerebek.

“Berdasarkan hasil introgasi yang dilakukan terhadap pelaku yang  telah kita amankan diketahui kegiatan yang beromset ratusan juta tersebut telah berjalan sekitar satu bulan  dan mereka membuat minuman / mengoplos minuman keras dengan cara mencampur air dari sumur, perisa, pewarna  dan alkohol yang dicampur didalam tedmon berukuran 500 liter.  Minuman tersebut telah beredar dibeberapa daerah di Sumsel diantaranya, Lahat dan Baturaja. dan mereka yang bekerja disana mendapat upah rp.20.000 / orang / dus.” Sampai Kapolres.

Polres Muba Ungkap Home Industri Miras Oplosan Desa Terusan
Polres Muba Ungkap Home Industri Miras Oplosan Desa Terusan

Selain mengamankan ribuan botol miras baik yang siap edar dan siap dikemas. Polres Muba  juga telah mengamankan peralatan pembuatan miras oplosan tersebut seperti alat pres label, alat pres tutup botol dan lainnya.

“Pelaku akan kita jerat dengan pasal 136 huruf b dan atau pasal 142 uu ri no.18 th.2012 tentang pangan dan atau pasal 204 ayat  1  kuh pidana tentang minuman keras dengan ancam hukuman 15 tahun penjara.” Jelasnya.

Dalam kesempatan ini pula AKBP Andes Purwanti, SE, MM menghimbau kepada segenap warga masyarakat khususnya dikabupaten Muba untuk menjauhi serta tidak mengkonsumsi minuman keras, karena sudah banyak yang menjadi korban oleh minuman oplosan ini, jangan sampai anda jadi korban berikutnya

“Ingat. Salah satu faktor penyebab terjadinya suatu tindak pidana adalah miras, jadi kami menghimbau agar kiranya masyarakat tidak lagi mengkonsumsi miras terlebih sebentar lagi kita khususnya kaum muslimin akan menyambut bulan suci ramadhan dan juga pesta demokrasi yaitu pilgub 2018. Mari kita bersama-sama menjaga, menciptakan situasi kamtibmas yang aman kondusif yang ada dimasyarakat, Keberhasilan kita ini juga berkat peran serta masyarakat yang bekerja sama dengan kita pihak kita kepolisian melalui Polsek Sanga Desa “ Pungkas AKBP Andes Purwanti (imam/sadi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.