Polsri Fasilitasi Pelatihan Untuk UMKM 

0 33

PALEMBANG, Penasumatera.co.id – Untuk mendorong ekonomi di kota Palembang, Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) memfasilitasi program kemitraan untuk UMKM, terkhususnya Kelompok Usaha Bersama (Kube) Griya kain tuan Kentang. Pelatihan ini diantaranya cara penggunaan K3 dan Pelatihan bahasa mandarin, dilaksanakan di gedung Polsri, Selasa (13/10/2020)

Ketua pelaksana program kemitraan PTV-IDUKA Polsri Rita mengatakan Polsri diberikan amanah untuk memfasilitasi para pengusaha pengerajin UMKM, untuk Tahap awal kita berikan wawasan terlebih dulu seperti pelatihan Penggunaan K3 dan bahasa mandarin ini agar para wirausaha menjadi lebih baik untuk menunjang dan memasarkan produk, karena peminat dari kain ciri khas Palembang ini bukan saja lokal tapi dari luar juga, selain itu para pengusaha pengerajin juga diajarkan tentang perpajakan,

“Tahap awal ini kita berikan wawasan terlebih dahulu, ilmu yang diberikan oleh narasumber idharapkan bisa diterapkan untuk mengembangkan usaha mereka, selain itu juga kita berikan pengolahan perpajakan, sadar akan pajak” harap Rita

Lebih lanjut, Dengan diadakannya pelatihan ini pihaknya juga mendapatkan manfaatnya, Beberapa Prodi juga terlibat, seperti Teknik Kimia, Teknik Mesin, Teknik Telekomunikasi, Teknik Komputer, Akuntansi, Administrasi Bisnis dan Bahasa Inggris, pihaknya IDUKA juga menghadirkan Narasumber kewirausahaan, Pengerajin yang berpengalaman Habibi, yang diikuti oleh mahasiswa yang terlibat dalam Prodi.

“Kegiatan semacam ini bukan hanya Polsri yang memberikan tapi Polsri juga mendapat masukan, ini jelas sangat bermanfaat sekali untuk Polsri ” kata Rita

Narasumber yang mengajarkan Bahasa mandarin Kusnayat mengatakan kegiatan ini kita lakukan cara berbahasa mandarin yang biasa dilakukan di toko saat menyambut pembeli, jika mendapatkan tamu yang menggunakan bahasa mandarin agar seperti warna, kain dan lain sebagainya. Alangkah baiknya jika usaha kain ini bisa Ekpor ke luar agar penjualan meningkat yang kita ketahui sejauh ini negara Thionghoa adalah negara yang besar

“Saya mengajarkan cara berbahasa mandarin mulai dari menyambut tamu ,warna dan jenis kain, karna yang kita ketahui negara China ini adalah negara besar ,jadi berharap bisa melakukan ekpor dan impor keluar nantinya”, kata Kusnayat.(yuli)

Baca Juga
Penasumatera