Presiden Serahkan 6.000 Sertifikat Tanah kepada Masyarakat Sumsel

0 69

PALEMBANG, Penasumatera.co.id – Mengawali kunjungan kerja di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyerahkan secara langsung 6.000 seritifikat tanah untuk warga dari seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumsel.

Penyerahan sertifikat berlangsung di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Jumat (13/7). Tampak hadir Menteri Agraria dan Tata Ruang RI, Sofyan A Djalil, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Gubernur Sumsel Alex Noerdin serta FKPD Provinsi Sumsel.

“Saya ingin melihat betul sertifikat ini bahwa memang sudah diserahkan kepada 6000 masyarakat yang hadir di sini. Saya minta semua tunjukan, angkat sertifikatnya,” kata Presiden Joko Widodo

Lanjut Presiden, setiap kunjungan kerjanya ke berbagai daerah di Indonesia dirinya selalu mendapati keluhan masyarakat terkait sengketa lahan. Untuk itu, pemerintah menargetkan tahun 2018 sebanyak 7.000.000 sertifikat dapat diserahkan kepada masyarakat di seluruh Provinsi di Indonesia.

“Sengketa lahan dan tanah terjadi di semua Provinsi, bisa sengketa dengan tetangga dengan pemerintah dan berbagai pihak lainnya yang jadi permasalahan rakyat tidak memegang sertifikat. Jadi, kita harapkan tidak ada lagi yang terjadi sengketa lahan di masyarakat. Total ada 136 juta sertifikat yang harus diserahkan, saat ini baru 46 juta diserahkan. Jadi masih kurang 80 juta yang harus diberikan ke masyarakat,” ungkap Presiden.

Menteri Agraria dan Tata Ruang RI, Sofyan Djalil mengatakan, sebanyak 6.000 sertifikat diserahkan langsung oleh Presiden dengan penerima masyarakat dari seluruh Kabupaten dan kota di Sumsel.

Total rincian yakni Palembang sebanyak 1500, Lahat 100, Muaraenim, 50, OKI 700 OKU 550, MUBA 320, MURA 100, Pagar Alam 25, Prabumulih 100, Lubuk Linggau 30, Banyuasin 1.800, OKU Timur 200, Ogan Ilir 150, OKU Selatan 25, dan Kabupaten Empat Lawang sebanyak 50 orang penerima sertifikat.

“Total keseluruhan 37.848 sertifikat akan diserahkan kepada masyarakat di Sumsel tahun ini. Kemudian, tahun depan akan dialokasikan lagi dana untuk Sumsel sebanyak 250 ribu sertifikat,” ujarnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.