Ramah dan Disegani Mapala, Ini Sosok Ayah Anton Pagaralam

0 2.148

PAGARALAM,Penasumatera.co.id – Bagi kalangan para pencinta alam, siapa yang tidak kenal dengan sosok ayah Anton. Setiap pecinta alam yang akan melakukan pendakian ke gunung Dempo pastilah akan mampir ke tempat ayah, untuk bersilaturahmi, registrasi perizinan, ataupun ngecame di kediaman ayah, yang kebetulan di belakang rumahnya disediakan basecamp untuk para pendaki.

Pria paruh baya yang dikenal ramah, dan suka bercanda ini adalah orang yang disegani di kalangan pecinta alam, khususnya Mapala (Mahasiswa Pecinta Alam).

Ayah Anton, memiliki nama lengkap Antoni Umar lahir di Musi Banyuasin pada 3 Maret 1943. Ayah anton adalah orang yang sangat menyukai dunia pecinta alam, khususnya di bidang pendakian gunung.

Ayah Anton dimasa mudanya sudah berkelana melakukan pendakian khususnya gunung -gunung yang ada di Indonesia.

“Aku sangat menyukai pendakian gunung, pada masa muda dulu hampir setia bulan aku melakukan pendakian gunung yang ada di Indonesia karena itu adalah hobiku” ungkapnya.

Sangking hobinya di dunia pecinta alam,ayah Anton termasuk 1 (Satu ) dari 8 ( Delapan) orang yang mendirikan komunitas pecinta alam Wighma Mangala pada Maret 1979 di Palembang, dan KPA tersebut masih aktif sampai sekarang.

Selama melakukan pendakian di berbagai gunung Indonesian, gunung Rinjani, adalah gunung yang paling berkesan baginya.

“Gunung Rinjani adalah gunung yang paling indah yang pernah saya daki, keindahannya tiada duanya dan Rinjani adalah salah satu pendakian yang paling saya kenang berkat keindahannya” tuturnya.

Pada Desember 1969 ayah Anton pindah ke Pagaralam tepatnya di Talang Sukananti Kelurahan Dempo Makmur, Kecamatan Pagaralam Utara sampai sekarang.

Ayah berpesan kepada para pendaki khususnya pendaki Gunung Dempo,untuk selalu safety, peralatan dan perlengkapan pendakian serta fisik agar dapat dengan lancar mendaki Dempo karena gunung Dempo bukannya gunung yang mudah untuk di taklukan. (sid)

Baca Juga
Penasumatera