Satu Pelaku Curnak Masih Dalam Persembunyian Dihimbau Menyerahkan Diri

Aksi Kejar-Kejaran Sempat Tabrak Kapolsek

0 50

BENGKULU UTARA, Penasumatera.co.id Aksi dari tiga orang tersangka spesialis curnak yang selama ini kerap meresahkan masyarakat Bengkulu Utara karena dengan aksinya terbilang sangat gesit dan juga terbilang rapi, hanya hitungan menit saja ia dapat menggondol ternak warga.

“Para pelaku ini memang profesional dan terlatih sebelum terjun ke targetnya. Menurut catatan kita sementara, mereka ini sudah beraksi di 20 TKP di wilayah hukum Polres Kabupaten Bengkulu Utara (BU)”. Jelas AKP. Jufri, S. IK Kasat Reskrim Polres BU, Minggu (15/7/2018)

Ditambahkan Kasat, kuat dugaan sebelum beraksi mereka ini memiliki kaki tangan alias mata-mata untuk memantau situasi dan kondisi dilapangan, serta tempat penyembelihan. Memang sebelumnya aksi dari para pelaku ini salelu lolos dari incaran petugas.

“Namanya juga pencuri, pasti kalau sudah habis hasil curianya (bekal-red) akan mengulang kembali,” ucap Kasat

Diterangkan Kasat, pertama kali aksi meraka diketahui oleh pemilik kerbau yang kebetulan pada saat itu sedang asik nonton Piala Dunia, karna mendengar suara mobil yang keras disamping kandang ayam miliknya maka pemilik keluar untuk mengecek dan ternyata setelah dicek malah kerbaunya hilang sehingga langsung menghubungi Bhabinkamtibmas dan anggota Polres, barusan kerbau miliknya telah dicuri dengan menggunakan mobil pick up hitam.

Lanjut Kasat tak ingin buruannya lolos, personil Polres kebetulan pada saat itu sedang ramai (stand by) mengadakan nobar Piala Dunia sehingga dengan cepat bergerak mengejar pelaku dan menutup akses keluar Kabupaten Bengkulu Utara dan ternyata setelah anggota Polsek Kecamatan Air Besi mengadakan razia di jembatan Tanjung Agung Palik (TAP) tiba-tiba muncul mobil pelaku yang langsung berusaha menghindari petugas dan sampai akhirnya menabrak Kapolsek dan tidak terkendali kemudian jatuh kejurang.

“Pada akhirnya satu meninggal, satu pelaku yang sempat melarikan diri berhasil di tangkap. Sementara satu pelaku berhasil kabur identitasnya sudah kita kantongi, saat ini kita masih melakukan pendekatan persuasif kepada keluarga pelaku dan meminta kepada pelaku yang berada dipersembunyiannya untuk segera menyerahkan diri”. Jelas Kasat

Mereka ini, Lanjut Kasat, terbilang sangat berbahaya dan nekat, dimana saat kabur dari kejaran beberapa waktu lalu hampir mengancam nyawa petugas. “Jadi kita himbau pelaku agar menyerakan diri, apabila tak mau menyerakan diri kami akan tetap melakukan pengejaran, jika pelaku sampai melawan dan mengancam keselamatan petugas kami akan lakukan tindakan tegas.” tutup Kasat.(yapp)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.