Sebagai Sumber Pendapatan, Pita Cukai Juga Sebagai Pengawasan

Sosialisasi Pengawasan Peredaran Rokok Ilegal Disperindag Muara Enim

0 21

MUARA ENIM, Penasumatera.co.id – Filosofi mengenai Cukai dimaksudkan Agar konsumsi rokok perlu dikendalikan peredarannya perlu diawasi dan pemakaiannya dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat atau lingkungan hidup dikaitkan dengan pemakaiannya yang perlu pembebanan pungutan negara.

Ini yang disampaikan oleh narasumber dari Ditjen Bea dan Cukai Kanwil Sumbagtim, M Agus Riyono didampingi Sad Wibowo di hadapan peserta sosialisasi pengawasan peredaran rokok ilegal melalui Dinas Perdagangan kabupaten Muara Enim berlangsung di Hotel Serasan Sekundang. Kamis, (29/11/18)

Dijelaskannya masalah kelengkapan atribut data kemasan rokok pita Cukai merupakan dokumen sekuriti negara selain sebagai bukti pelunasan pita juga juga berfungsi sebagai alat pengawasan.

Selanjutnya djelaskannya pula bahwa desain pita Cukai diperbarui setiap tahun sesuai dengan kebutuhan antara lain warna Tahun, Anggaran ataupun besaran tarif mengenai cukai sesuai dengan kebijakan pemerintah.

“Sebagai konsekuensi hukumnya pengguna rokok dengan menggunakan pita Cukai ilegal terancam pidana penjara paling singkat 1 tahun paling lama 5 tahun atau denda paling sedikit dua kali lipat nilai Cukai dan Paling banyak 10 kali lipat nilai Cukai yang harus dibayarkan Sesuai dengan pasal 58 undang-undang 39 tahun 2007,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan kabupaten Muara Enim Syarfudfin,S,Sos, MM Bahwa pendapatan negara dari Cukai rokok tahun 2018 mencapai 155,40 triliun pencapaian tersebut merupakan target penerimaan Cukai rokok yang dilakukan melalui penyesuaian tarif Cukai dan peningkatan pengawasan terhadap barang yang kena cukai.

“Sosialisasi ketentuan di bidang Cukai tahun 2018 dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk membuka wawasan serta memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya para perangkat desa kelurahan Satpol PP dan UPTD pasar yang menjadi peserta untuk mengenal barang barang yang kena Cukai ilegal di pasaran serta aturan-aturan yang berlaku tentang cukai,” tutup Syarfuddin. (jazzi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.