Selisih Gaji Belum Dibayarkan Perusahaan, Karyawan Mogok Kerja

0 131

MUARA ENIM, Penasumatera.co.id – Aparat Polsek Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim ikut memfasilitasi gerakan demo yang dilakukan oleh puluhan karyawan PT Sriwijaya Bara Priharum (SBP) tadi malam sekitar pukul 19.30 wib (6/11/18) yang menuntut sisa gaji yang belum dibayarkan oleh Perusahaan.

Akibatnya operasional perusahaan batubara didesa penyandingan Tanjung Agung ini sempat mengalami lumpuh.

Dari informasi yang disampaikan oleh Legal Manajer PT SBP, Heru mengakui adanya selisih pembayaran gaji yang belum di bayarkan oleh perusahaan namun malam ini juga kita akan berkoordinasi dengan para karyawan.

Sekira pukul 20.00 Wib pertemuan antara perwakilan Managemen  PT.SBP  Iskandar Maliki Direktur Utama, A Rivai Direktur Oprasional,  Rohman General Manager, Heru Manager Legal, dari Polsek Tanjung Agung Kapolsek Tanjung Agung AKP. Arif Mansyur SH, SIK, MM, dan  Kades Penyandingan  Kaidi serta  beberapa Karyawan yang melakukan Mogok kerja kurang lebih 40 orang.

Kapolsek Tanjung Agung AKP Arif Mansyur  mengingatkan kepada karyawan yang mogok kerja sebaiknya kalaupun ada kebijakan perusahaan yang dianggap merugikan karyawan agar menggunakan jalur musyawarah dengan kepala dingin sehingga didapat solusi dengan tidak merugikan perusahaan ataupun karyawan lainnya.

Selanjutnya Direktur Utama Iskandar Malik berjanji akan membayar selisih gaji  pada hari Jum’at tanggal 9 November 2018 ke rekening karyawan yg terkena dampak selisih tanggal Gajian dan mengajak karyawan yang melakukan aksi Mogok Kerja agar mulai bekerja pada malam ini karena truck yang Hauling sudah berada di lahan Parkir Tambang PT.SBP sehingga tidak ada pihak lain yg dirugikan.

Sementara perwakilan karyawan Apriansyah mengatakan, kami tidak akan bekerja jika selisih gaji belum dibayar, karena pihak managemen pernah berjanji akan melunasi pada tanggal 28 Oktober 2018, namun tidak ada realisasinya.

Dari hasil dari pertemuan antara pihak Managemen PT.SBP dan Karyawan mogok kerja tersebut tidak menemui kata sepakat sehingga Kapolsek memberikan Himbauan kepada para karyawan.

“Kepada Karyawan yang mogok kerja silakan tetap mogok kerja dan agar pulang ke rumah, tetapi bila ada rekannya yang tetap mau kerja jangan ada yang menghalang-halangi ataupun mengintervensi,” himbau Kapolsek (jazzi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.