Server Disdukcapil Bengkulu Utara Disambar Petir, Cetak e-KTP Terhenti Sementara

0 168

BENGKULU UTARA, Penasumatera.co.id Sejak 27 Maret sampai dengan sekarang 11 Mei 2018, hampir dua bulan lamanya pembuatan e-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu terhenti, pasalnya server kena sambar pertir.

Juhirjo, SH, MM Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bengkulu Utara, Jum’at (11/05/2018) dikonfirmasi media ini membenarkan bahwasanya server untuk pencetakan e-KTP Disdukcapil tidak berfungsi (rusak) sementara waktu. Setelah dilakukan pengecekan menurutnya, tak hanya server saja yang disambar petir, namun jaringan dan perangkatnya juga ikut kena sambar petir saat hujan lebat dalam beberapa minggu ini.

Juhirno menjelaskan, memang sebelumnya setelah 15 hari pasca disambar petir pada Maret lalu alat masih bisa berfungsi namun tak bisa mencetak e-KTP baru. mesin pencetak hanya bisa mencetak e-KTP dengan kendala misal KTP tersebut dari tangan pemilik rusak dalam artian patah, tidak terbaca atau tertulis salah alamat maksudnya yang ada datanya dikita, itu masih bisa kita cetak.

“Sambil berjalan, sambil kita perbaiki sebisa dan semampu kita, begitu menjenjelang satu bulan tutup total,  pada tanggal 25 April lalu tutup total alias tidak bisa mencetak sama sekali. Lanjutnya, bukan hanya itu saja data yang sudah Print Ready Record (PRR) maksudnya data yang telah disetujui (acc) dari pusat dan sudah direkam, tinggal cetak saja itu ada 18 ribu data warga yang lagi nagkring di Disdukcapil untuk dicetak,” Lanjutnya.

Melihat permasalah tersebut, akhirnya pada 3 Mei 2018, saya meluncur ke Jakarta untuk meminta server baru, Alhamdulilah Disdukcapil sudah ganti server dan hari ini baru kita pasang. “Untuk sementara masih butuh penyesuaian maksudnya penginstalan atau pemindahan program/program baru, sampai-sampai staf saya begadang agar secepatnya server dan pencetakan e-KTP dapat dikondisikan berjalan lancar melayani masyarakat seperti biasanya.” sampai Juhirjo

Dijelaskannya, untuk permasalahan sebelumnya bukan hanya di pencetakan E-KTP saja yang terhenti, warga yang ingin mengurus pindah datang. Misal warga dari Kabupaten Lebong mau pindah ke Arga Makmur ada juga yang dari Arga Makmur mau pindah ke Yogyakarta, itu datanya sudah menumpuk Disdukcapil, diperkirakan ada sekitar 300 warga yang
datanya tidak bisa keluar. Untuk data tersebut kita bisa mengirim tapi untuk yang di Jakarta tidak bisa menerima, itu penyakitnya. Alhamdulillah permasalah tersebut mulai hari ini 11 Mei 2018 untuk kepengurusan pindah datang sudah kembali normal. Jelasnya.

“Kondisi sekarang untuk pencetakan e-KTP, kita dibantu oleh Ahli IT telkomsel Pak Galang dari Jakarta, masih memprogramkan untuk pencetakan e-KTP. Insyaallah dalam beberapa hari ini untuk pencetakan e-KTP sudah bisa berjalan normal seperti biasanya, saat ini kita terus melakukan komunikasi rencananya dari kita maunya hari ini sudah kembali normal”, tutup Juhirjo. (yapp)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.