Sijago Merah Ngamuk, Satu Korban Kesetrum Meninggal Dunia

0 42

BENGKULU UTARA, Penasumatera.co.id  Masyarakat Desa Kertapati Kecamatan Air Besi Kabupaten Bengkulu Utara (BU), Senin (16/7) malam sekitar pukul 23.35 Wib dikejutkan dengan kobaran sijago merah yang membumbung tinggi dari rumah milik Badarudin (45) tahun dan rumah Rusna (65).

Data terhimpun, akibat ganasnya sijago merah dua unit rumah ludes dilalap. Sementara musibah tersebut memakan korban jiwa bernama Dius (40). Diketahui korban tewas ketika dirinya mencoba untuk membantu memadamkan kobaran sijago merah. Namun naas korban tertimpa kabel yang masih dialiri arus listrik.

Bukan hanya itu, 2 unit sepeda motor beserta seluruh isi rumah, termasuk ijazah dan surat-surat penting juga ikut terbakar. Untuk kerugian sementara ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

AKP. Jufri, S.IK Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Untuk korban yang kesetrum telah dibawa ke RSUD, setelah dilakukan  pemeriksaan medis korban (Dius) murni meninggal dunia akibat kecelakaan dan korban langsung dibawa ke rumah duka di Desa Kertapati,” ujar Kasat, Selasa (17/7).

Ditempat yang berbeda, Made Astawa Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Utara mengungkapkan atas musibah tersebut kami segenap jajaran BPBD BU turut berduka semoga korban yang meninggal khusnul khotimah dan juga memberi bantuan logistik kepada keluarga korban baik secara kedinasan maupun secara keluarga.

Lanjut ia menerangkan, informasi kebakaran ini relatif cepat dan langsung kami teruskan ke petugas Damkar Kota Arga Makmur.Kobaran sijago merah sangat cepat membesar, ditambah lagi cuaca kering dan jauhnya dari sumber air, sedangkan rumah sebagian materialnya terbuat dari kayu. Selain itu sempitnya medan, juga merupakan penyebab lambatnya aksi pemadaman, namun berkat dibantu puluhan warga sekitar kobaran jago merah berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke bangunan lain.

“Dugaan sementara api berasal dari konsleting listrik, karna terdengar suara gemertak kayu dan melihat api sudah membesar di atas plafon”, tutupnya. (yapp)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.