Soal Cabai Naik, Ketahanan Pangan BU Ajak Masyarakat Manfaatkan Perkarangan Rumah

0 64

BENGKULU UTARA, Penasumatera.co.id – Sudah hampir satu Minggu lamanya harga cabai merah keriting di Kota Arga Makmur Kabupaten
Bengkulu Utara (BU), seperti belum dapat ditanggulangi untuk kembali di harga normal sebelumnya, bahkan lonjakan harga komoditas penting masyarakat ini terus meroket naik diangka 85 ribu sampai 100 ribu /Kg, seiring bergantinya hari.

Zulkarnain Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Bengkulu Utara, pada Sabtu 6 Juli 2019 beberapa hari lalu, sebelumnya pernah menyampaikan, bila dirinya akan mencarikan solusi dengan meyambangi Dinas Ketahanan Pangan, terkait bibit yang telah disalurkan kepada masyarakat dan para petani yang tergabung kelompok di Bengkulu Utara.

Sementara ditempat berbeda, Zahrin, S.Sos Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkulu Utara, melalui Rudi Kurniawan, S.Sos Kepala Bidang (Kabid) Konsumsi dan Keamanan Pangan, Selasa (09/07) dikonfirmasi membenarkan adanya pembagian bibit kepada masyarakat dan kelompok tani dan sejauh ini berhasil dan ada juga beberapa yang gagal, tentu kegagalan ada penyebabnya salah satu contoh terserang hama.

“Namun, jikalau (misal-red) Ketahana Pangan BU dapat dikatakan Dinas yang bisa menormalkan kembali harga cabai yang mendadak meroket di Bengkulu Utara ini, bisa dikatakan hal tersebut cukup berat dan tidak mungkin, jelas hal tersebut memiliki stok yang sangat-sangat banyak. Jadi kenapa saya sampaikan seperti itu karna Ketahanan Pangan tidak memiliki stok cabai di Greenhouse atau juga
stok di lahan yang kami tanam”. sampai Rudi.

Untuk Greenhouse yang berada di kiri Kantor Ketahan Pangan, kami gunakan untuk melakukan pembibitan sebelum bibit tersebut dibagi-bagikan kepada masyarakat, sejauh ini ada sekitar 38 ribu bibit yang kami bagikan mulai dari cabai merah, cabai rawit, tomat, terong dan sejenis komoditi lainnya. Kemudian untuk memperoleh bibit kami bagikan secara gratis untuk perorang 55 sampai 75 polybag, tentu melalui proses terlebih dahulu dimana sipenerima dalam hal ini masyarakat harus mengajukan proposal, begitu dijelaskan Rudi Kurniawan.

Soal kenaikan harga cabai yang begitu mendadak ini, kitakan tidak tahu apa masalahnya dan penyebabnya, apa mungkin adanya musibah serangan hama atau terkena bencana dan lain sebagainya.

Lanjut Kabid kalau dikatakan untuk solusinya bagaimana, seperti disampaikan Kadis Perindak BU, akan mencari solusi menyambangi Ketahanan Pangan, maka dari itu kami Ketahan Pangan Bengkulu Utara, menganjurkan masyarakat untuk memanfaatkan lahan perkarangan, tujuannya untuk meningkatkan produktifitas masyarakat terutama dalam memanfaatkan pekarangan rumah.

Selain bibit dibagikan secara gratis, adapun tujuan dari pemanfaatan perkarangan rumah agar terpenuhi kebutuhan bahan pangan pokok, salah satunya adalah cabai disetiap rumah tangga, selain itu juga pemanfaatan pekarangan  bisa dijadikan sumber pangan pokok sehat dan bergizi, sehingga terwujudnya halaman rumah yang asri, teratur, indah dan nyaman. “Sehingga untuk kedepanya masyarakat dalam hal ini para Ibu Rumah Tangga (IRT) tidak perlu lagi membeli atau pergi berbelanja ke pasar ataupun itu di warung kan bisa mengambil diperkarangan rumah,” Tutup Rudi Kurniawan. (Yapp)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Penasumatera