Soft Launching Warsa, Hadirkan Sistem Pemasaran Berbasis Aplikasi Online

0 73

Soft launching WarsaPALEMBANG, Pena Sumatera Co id – Pemerintah kecamatan kalidoni melakukan simulasi sekaligus soft launching warung serba ada (Warsa). Kalidoni sebagai langkah awal pilot project pengembangan Warsa yang akan merambah ke kecamatan lain di kota Palembang. Soft launching ini digelar di halaman kantor camat Kalidoni, Kamis (17/10).

Warsa merupakan suatu inovasi yang mewadahi para penjual warung tradisional dan UKM memasarkan produknya kepada masyarakat. Selain ikut menghidupkan kembali warung tradisional, juga akan disediakan sistem pemasaran berbasis aplikasi online. Lengkap dengan menyediakan distributor dari berbagai produk dengan kemudahan transaksi.

Staf ahli walikota Palembang bidang pemerintah, sosial dan masyarakat, Hery Kurniawan sangat mengapresiasi inovasi ini. “Kami bangga dengan pak camat Arie Wijaya, banyak sekali inovasi-inovasinya,” katanya. Ia menilai, Warsa mengadopsi sistem market online. Sehingga bisa mempermudah transaksi masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya.

“Kedepan jika ini sudah berjalan, kami ingin Warsa hadir dikecamatan lain tidak hanya di Kalidoni,” terangnya. Pihaknya akan mensuport dengan mengajak BUMN dan BUMD untuk ikut bekerjasama.

Diakuinya, Warsa memberikan kemudahan dan efisiensi waktu. Masyrakat tidak perlu lagi setiap hari ke pasar atau ke warung. “Tinggal pesan lewat aplikasi, kebutuhan pokok bisa langsung diantarkan,” ucapnya.

Menurutnya, warsa adalah suatu inovasi dengan tujuan dapat menghubungkan pelaku UMKM dan masyarakat sebagai konsumen. Sebagai salah satu solusi dari masalah utama yang kerap dialami UMKM, yakni kurangnya promosi dan pemasaran produk.

Sementara itu, Camat Kalidoni Arie Wijaya mengatakan Warsa merupakan bagian dari satker Kalidoni. Warung yang menyediakan lima jenis pelayanan. Diantaranya sebagai penjual sembako, fresh food, paiment point, bank sampah dan agen BNI 46. “Kita soft launching ini sekaligus simulasi bahwa secara sistem kami sudah siap,” ujar Arie.

Setelah ini, pihaknya akan segera menetapkan di masing-masing warung. Hingga saat ini baru terdata 200 warung dari 241 RT di kecamatan Kalidoni. Targetnya, setiap RT ada satu Warsa, selanjutnya untuk Palembang ditargetkan 2500 warsa. Kemudian akan segera launching di bulan November mendatang.

Arie melanjutkan, di dalam Warsa ada dua aplikasi yang berjalan. Yakni Box Belanja yang digunakan konsumen dan Rarali untuk memesan barang ke suplier. Bekerjasama dengan Rarali sebagai market place yang membidangi penjualan retail.

Mengenai sosialisasi, pihaknya telah 1,5 tahun mendesain dan mengenalkan kepada masyarakat. “Tahun kemarin sudah lama kami coba, tapi kami harus melengkapi sistem dan sumber daya, baru setelah itu kita bisa melaksanakan,” terangnya.

Mengenai harga, pihaknya menjamin lebih murah dibanding harga pasaran. Karena beberapa produk seperti sayur mayur, lauk pauk dan kebutuhan pokok lainnya langsung dipasok dari sumbernya.

Pihaknya membuka kesempatan juga diluar kecamatan Kalidoni untuk bergabung di Warsa. Syarat pertama adalah memenuhi sebagai warung eksisting. “kami akan tawarkan dulu fi warung-warung yang sudah ada, nanti kita akan buka setelah rampung di Kalidoni, kemungkinan di awal tahun,” sebutnya. Setelah di 2020, targetnya bukan hanya Palembang tapi akan mulai merambah di beberapa wilayah Sumsel lainnya.

Saat soft launching WarSa banyak didirikan berbagai stand bazar pasar murah yang menjual berbagai produk. Seperti stand sembako, freshfood, bank sampah, dan UKM lainnya. Transaksi yang digunakan saat bazar juga sudah mendukung penggunaan uang digital (cashless). Seperti gopay, ovo, link aja, debit, kredit dan lainnya.

Salah satu stand yang banyak dilirik adalah produk berbagai jenis motor listrik yang disediakan satker kecamatan Kalidoni. Dianggap sebagai solusi hemat berkendara dan bebas polusi udara.

Direktur PT Akselerasi Digital Indonesia selaku mitra lokal ralali.com, Hendra Setyadi, menambahkan bahwa teknologi cashless/e-wallet yang diusung warsa dapat membantu masyarakat kalidoni  memudahkan transaksi. Sehingga berkembang menjadi society 4.0, yang akan membantu perekonomian UKM kalidoni. Selaku ujung tombak perekonomian indonesia dan Sumsel pada khususnya.

Selain daripada warsa, Setyadi menyatakan program lain yang diusung PT Akselerasi Digital Indonesia bersama ralali.com adalah BIG Agent, yakni program pengurangan pengangguran dengan motto tanpa boss, tanpa batas, dan transparansi. (Ofie)

Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy myhp Ofie💜

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Penasumatera