Taman Mang Can Lematang Tempat Wisata Baru di Lahat

0 277

LAHAT, Penasumatera.co.id – Satu lagi Destinasi wisata yang bernuasa alam hadir di Kota Lahat. Berada di tepian Sungai Lematang Taman Mang Can (TMC), dengan lahan kurang lebih seluas 1 Hektar itu di sulap menjadi tempat wisata yang menarik menjadi tujuan para pengunjung untuk berlibur di akhir pekan.

Di ceritan Wahyudi (36) selaku Owner sekaligus penggagas, dahulu lahan pinggiran Sungai Lematang ini adalah tempat penduduk sekitar menambang material batu dan pasir secara tradisional, sekaligus tempat pengepul hasil dari material atau warga sekitar sering menyebutnya pangkalan.

Tetapi semenjak di bangun bendungan PDAM Tirta Lematang di hulu aliran sungai, mengakibatkan material yang selama ini jadi mata pencarian penduduk sekitar menjadi menurun drastis, karena pasir dan batu tidak lagi hanyut terbawa harus akibat pembangunan bendungan tersebut.

“Dulu di daerah ini adalah tempat para penambang pasir maupun batu menumpuk hasil tambang mereka untuk di jual kepada pembeli, semenjak adanya bangunan bendungan PDAM pendapatan mereka berkurang dan aktivitas penambangan menjadi sepi,” ujar Yudi.

Melihat ada potensi wisata besar yang dapat digali, dia bersama rekannya berinisiatif membangun wisata di lahan milik salah satu warga ini dengan membangun beberapa wahana seperi, Mural Selfi, Country Road Selfi, Panahan, Rafting, Tubing, serta Panggung hiburan Live Musik di akhir pekan .

Tetapi kedepannya akan ada kolam pemberian pakan Ikan dan memberi makan Kelinci untuk abak-anak, serta akan membangun rumah rakit yang akan di bantu oleh operator warga sekitar yang sudah memahami seluk beluk rakit dan sungai.

“Untuk mengingat hystori rakit bambu, maka kedepannya kita akan membuat rumah rakit dan di pandu oleh operator yang sudah berpengalaman menggunakan rakit,” terangnya.

Selain itu pihaknya juga akan menggelar kesenian tradisional seperti Kuda Lumping dan Barongsai di area TMC di akhir pekan. Untuk tiket tarif masuk pihaknya mematok Rp,5000/orang dan parkir Rp,2000 untuk roda dua dan Rp,5000 roda empat.

Untuk pekerja sendiri baik petugas parkir maupun keamanan dan operator pihaknya memberdayakan warga sekitar baik dari Desa Banjar Negara maunpun Tanjung Payang. Karena secara geografis TMC adalah masuk wilayah Desa Banjar Negara namun Secara administrasi berada di wilayah Desa Tanjung Payang.

Semenjak di buka beberapa minggu yang lalu masyarakat berkunjung ke TMC tersebut mencapai 400 orang perharinya di akhir pekan dan sudah ada yang menggelar gathering. Namun TMC ini baru akan di resmikan pada tanggal 18 Oktober mendatang. Dan dirinya berharap kedepannya pengunjung baik dari Kota Lahat maupun dari luar akan semakin ramai berkunjung.

“Kami berharap kedepan makin ramai wisatawan yang akan berkunjung kesini, selain menikmati wahana yang tersedia di TMC ini ia pun berharap dapat menjadi edukasi bagi anak-anak yang berkunjung,” harap Yudi. (do)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.