Terdakwa Kafe Q9 Masih Dalam Proses Pemeriksaan di Kursi Persakitan PN

0 89

BENGKULU UTARA, Penasumatera.co.id – Sidang perkara penganiayaan mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang (mati) atau kelalaian di Kafe Q9 Kota Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara, pada 19 September 2018 lalu, memasuki babak proses pemeriksaan terdakwa.

Fajar Kusumaaji, SH. MH Ketua Pengadilan Negeri (PN) Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara, melalui Eldi Nasali, SH, MH Hakim PN yang juga ditugaskan menjadi Hakim Humas dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

“Dalam perkara ini selaku pimpinan sidang, dipimpin oleh Fajar Kusumaaji Ketua PN selaku Hakim Ketua Majelis”, begitu disampikan
Eldi Nasali kepada media ini, pada Senin (12/08/2019)

Untuk sidang yang berjalan lancar dan alot ini, pertama dakwaan yang berlangsung pada 10 Juli, lanjut sidang kedua kembali dilangsungkan pada 17 Juli namun proses berjalan ditunda, dengan alasan saksi belum dapat dihadirkan oleh pihak Jaksa.

Kembali disampaikanya, untuk sidang ketiga pada 24 Juli, Eldi Nasali menuturkan dalam sidang ketiga ini dihadirkan saksi sebanyak 1 orang, kemudian ditunda pada 31 Juli lagi dalam sidang ke empat ini dihadirkan saksi sebanyak 3 orang, untuk saksi berasal dari Polisi dan
saksi lokasi yaitu security, lagi sidang ditunda.

Kemudian pada sidang ke lima kembali digelar pada 7 Agustus, Jaksa masih menghadirkan saksi sebanyak 2 orang selanjutnya untuk saksi cukup. Disisi lain dari pihak terdakwa tidak ada saksi yang meringankan, karna tidak ada saksi yang meringankan kembali ditunda pada 14 Agustus 2019, untuk selanjutnya akan dilakukan proses pemeriksaan terdakwa.

Terpisah Hakim PN Eldi Nasali ditanya soal pasal yang dijeratkan kepada terdakwa mengatakan untuk terdakwa ini di ancam pasal 351 ayat 3 penganiayaan mengakibatkan mati atau pasal 359 KUHPidana dalam hal ini kelalaian yang mengakibatkan mati”. Pungkasnya. (Yapp)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Penasumatera